CAP (Catatan Akhir PIMNAS) XXIII -part 1-

Setelah beberapa saat yang lalu, aku membaca salah satu postingan di blog Vivi, maba elektro yang sangat narsis. *sori vin, sampai kapanpun aku akan memanggilmu maba :P*. Yang mengangkat tema pengalaman selama PIMNAS.

Jadi terpikir untuk membuat versi yang beda.

OK, here we go…
pada suatu hari…
*halah*

Sabtu, 17 Juli 2010
Pagi itu *bukan pagi sih sebenarnya. Lha wong udah jam 9*, sebelum berangkat PIMNAS aku sempetin buat pulang dulu ke rumah. Biasa lah, gak sreg rasanya kalau merantau gak pamit sama Abah ama Umi. Soalnya dari kecil udah terbiasa kayak gitu sih. Mau pergi kemana pun, pasti pamit dulu *kecuali kalau ke tempat-tempat “terlarang” :D*. Selain karena mau pamit, sebenarnya ada alasan lain yang membuat aku pulang. Tidak punya tas, itulah alasan lainnya.

Setelah menempuh perjalanan Surabaya – Mojokerto sekitar 1 jam, akhirnya sampai juga di rumah. Dan seperti biasa, rumah sangat sepi. Adik masih di sekolah, Abah dan umi pun lagi keluar rumah. Lengkap dah. Jadilah aku penunggu rumah.

Setelah melamun merebahkan diri sekitar 1 jam akhirnya ada yang menemani aku di rumah. Adalah Ilmi, adik keduaku yang masih kelas 5 MI. Meskipun dia masih kelas 5, tinggi badannya sudah hampir sama dengan tinggi badan adik pertamaku, Iin yang masih kelas XI Aliyah. Dan oleh karenannya, tidak jarang adik pertamaku protes dengan tinggi badan Ilmi yang hampir menyamainya.

OK, BTT (Back to Topic)

Singkat cerita, di rumah aku gagal bertemu abah dan umi. Karena jam di dinding sudah menunjukkan pukul 13.30, aku pun harus cepat angkat kaki ke Surabaya dengan membawa tas yang sudah berisi semua hal yang aku butuhkan di Bali nanti. Karena berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya, kontingen ITS akan diberangkatkan ke Bali pukul 15.30 tepat.

As your info, rute perjalananku saat itu : (Sidosermo-Wonokromo-A.Yani-Sepanjang-Krian-Prambon-Kwatu-Bangsal-Kwatu-Prambon-Krian-Sepanjang-Kedurus-Darmo-Kertajaya-ITS). *mirip-mirip ma rute yang ditempuh agus ringgo di film Jomblo gitu lah pokoknya :D*

Dan Alhamdulillah, dengan skill pembalap yang aku miliki segenap pertolongan Ilahi, macetnya jalanan Surabaya tidak menghalangiku untuk datang terlambat. Dan untuk pertama kalinya dalam sejarah, aku sampai di ITS jam 15.30 tepat. *horeeeee*

Tapi karena mahasiswa ITS *termasuk yang nulis* banyak yang menggunakan jam karet, akhirnya bus mulai lepas landas dari ITS sekitar pukul 17.00 WIB.

Dan sesaat sebelum berangkat, aku mendapat sms dari adik yang isinya tidak lain adalah nasehat dari abah atas tindakan nekatku untuk tidak pulang ke rumah di hari H keberangkatan di lain waktu. ^^
*maafkan anakmu yang nakal ini, Bah*

Advertisements

One thought on “CAP (Catatan Akhir PIMNAS) XXIII -part 1-

  1. Pingback: CAP (Catatan Akhir PIMNAS) XXIII -part 2- Kamu Itu Beda

Ada komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s