Bahtiar Rifai Septiansyah

Soal tulis menulis novel, tidak diragukan lagi kalau Andrea Hirata, Kang Abik, dan A.Fuadi adalah maestronya. Tapi kalau soal menulis opini, (bagi saya pribadi) Mas Bahtiar Rifai Septiansyah-lah yang paling istimewa.

Sebenarnya saya sendiri tidak tahu kalau ternyata orang yang berada di depan saya pada waktu peluncuran buku 25 mahasiswa inspiratif ITS di Tunjungan Plasa beberapa waktu yang lalu adalah beliau. Sampai akhirnya ada salah satu narasumber menyapa beliau yang kebetulan menjadi MC pada acara tersebut dengan nama “mas bahtiar”.

Begitu saya mendengar sapaan tersebut, dalam pikiran saya langsung terbayang website ITS, tempat dimana saya mengenalnya pertama kali.

Yang spesial dari mas bahtiar..
Yang membuat mas bahtiar spesial adalah gaya bahasanya yang sederhana. Sehingga membuat topik-topik berat menjadi ringan untuk dibaca. Belum lagi ditambah analogi sederhananya yang sesekali disisipkan dalam sela-sela tulisannya. Yang juga tak jarang membuat para pembaca menyimpulkan senyum ketika membaca tulisannya. (Ini salah satu contoh analogi beliau : Konon, sains menuntut hal yang pasti, sementara seni justru nyaman pada lingkungan tak pasti nan multi-persepsi. Kalau dipaksakan, sama saja menjodohkan pelacur dengan santri)

Kalau Anda belum pernah membaca tulisannya. Berikut ini saya cantumkan beberap link tulisannya. Monggo dibaca. (Kalau merasa ketagihan ditanggung sendiri lho ya 😀 )

Aktivis Study Oriented
Luther, Malcolm, Obama
Surat Untuk Alumni
TPB
Da Vinci
Baliwerti, Oktober 1977
Karier
Kalashnikov
Gandhi
Maba
Melawan Hegemoni ITB (Tulisannya yang paling banyak mendapat apresiasi)

Karena saya masih belum begitu kenal secara personal dengan beliau, mungkin hanya sedikit ini yang bisa saya ceritakan tentang mas bahtiar. Kisah tentang beliau selebihnya nanti akan saya ceritakan lagi jika sudah mengenalnya lebih dekat lagi.

Terakhir dari saya,
Selamat menikmati indahnya malam kawan
Seberapa indahkah kisahmu hari ini? 😀

Tulisan ini adalah bentuk apresiasi saya kepada mas bahtiar karena telah mau berkunjung dan meninggalkan jejak di blog saya yang jelek sederhana ini

Advertisements

27 thoughts on “Bahtiar Rifai Septiansyah

  1. Pingback: Agent of Change = EO? « Kamu Itu Beda

    1. wkwkwk.
      *akhirnya saya salah tebak gender*

      Lha situ gak nyantumin jenis kelamin sih, saya kan jadi bingung 😀 *LOL*

      Maafkan saya yang kurang waras ajar ini Mas 🙂

  2. Likhum

    tapi biarin dy kelarin TA dulu ding, hehe..
    ntar kalo keasikan ngeblog, pending lagi tuh TA…

    hemmm…
    nanti deh, kalo saya sudah rajin n punya topik yg oke,
    sekarang topiknya masih ngeluh terus, gak ngasih motivasi ke yg baca, masih gak bagus banget buat di publish.. 😀

    1. Hehehe, benar juga sih Mbak.

      Tapi tanpa dipaksa pun pasti bikin kok Mas Bahtiar.
      Kan beliau sudah janji sama saya 😀

      Makanya, sekarang Mbak yang harus publish blog-nya 🙂

    1. Alhamdulillah *menghela nafas panjang*

      Ok mbak. Kalau sudah punya calon waktunya, jangan ditunda-tunda lagi Mbak. Langsung disegerakan saja. 😀 *loh?*

  3. Haha.
    Pokoknya kalau nanti tenar, saya harus dapat royalti mas 😀
    *maksa banget*

    Alhamdulillah. Akhirnya sudah ada niatan 😀
    Sudah tahu mas, saya kenal blog itu dari blognya mas ilman -> ilmanakbar.dagdigdug.com

  4. bahtiar rifai s

    *keluar tanduk*
    wah, ini namanya pemerasan anak di bawah umur. hehehe. Makasih ya sudah difasilitasi untuk menambah kadar ketenaran saya, he3. Maklum, walaupun megang web ITS, muka saya cuma sekali masuk website, itu pun bukan di kolom profil, wehehehe.

    bikin blog ya, hmmm…
    *sholat istikhoroh*
    Wah, sepertinya saat-saat ini bukan waktu yang tepat. Tapi saya janji ke anda, “Insya Allah…saya akan buat,”

    eh, ada blog bagus lho. lenterajiwa.com

  5. bahtiar rifai s

    Asslamualaykum,

    Aduuuhhhhh…..
    Maluuuuuuu…..

    *jedot-jedotin kepala ke tembok*
    hehehe

    Btw, perwajahan ganti nih ceritanye.

    1. Wa’alaikumsalam wr.wb. Mas 😀

      Eh, orang yang diceritain muncul 😀
      Selamat Mas, Sampeyan adalah orang kedua yang mendapat tempat khusus di blog saya setelah teman saya, Baim 😀

      Untuk kali pertama ini bolehlah gratis, nanti kalau mau diposting lagi bayar ya mas 😀
      wkwkwkwk *dijitak mas bahtiar*

      Iya mas, udah bosan sama tampilan yang lama.
      Btw, Kapan Mas bikin blog? 🙂

Ada komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s