Twitter : Singkat, Padat, Bermanfaat

Saya : “Punya twitter gak im?”

Baim : “Buat apa? Facebook lho sekarang fiturnya sudah sangat lengkap. Di facebook kamu sekarang bisa chat, bisa diskusi layaknya di milis dan di forum, bisa nge-blog, bisa jualan, bisa menambah kenalan, bisa gila-gilaan dengan teman-teman. Terus kalau sudah kayak gitu, buat apa lagi bikin akun twitter?”

Memang benar sih. Facebook saat ini sudah menjadi raja social networking. Jauh mengungguli Myspace yang dulu sempat menjadi situs social networking dengan jumlah pengguna paling banyak di dunia.

One stop website, begitu saya menyebut Facebook. Karena fiturnya yang begitu sempurna. Sampai pada akhirnya akun social networking saya yang masih aktif hanya satu. Dan itu adalah akun Facebook.

 

Tapi itu dulu, sebelum dekNada memberi tahu saya bahwa Gus Mus juga aktif di twitter. 🙂

 

Meskipun Facebook fiturnya begitu sempurna. Ternyata hal itu tidak bisa menahan saya untuk tidak aktif di twitter. Bahkan sebaliknya, saya sekarang lebih banyak mengintip Timeline Twitter daripada News feed Facebook.

Mengapa bisa seperti itu?

 

Kalau saya sendiri sih, lebih suka berkeliaran di twitter daripada di facebook karena :

  1. Di twitter jarang sekali ada twit yang berisi keluhan.
  2. Twitter itu tempat apdet berita paling cepat. Semua kabar paling apdet biasanya akan berkembang dengan cepat di twitter.
  3. Twitter-an itu menyenangkan. Karena ada fasilitas hashtag, jadi kita bisa ikut nimbrung membahas sebuah topik yg sama dengan orang-orang yg tidak jarang belum pernah kita kenal.
  4. Twitter-an itu mencerdaskan. Karena twit memang karakternya terbatas (140 karakter), mau tidak mau, kita akan terbiasa untuk membuat kalimat yg seefektif dan seefisien mungkin.
  5. Twitter itu nggak di-blok di kampus 🙂 . Memang benar, situs resmi twitter sendiri di-blok, tapi kalau kita sudah pernah mengakses twitter dengan twitter client seperti m.tweete.net, dabr.co.uk, tuittwit.com , echofon, seesmic, tweetdeck, dan lain sebagainya. Maka, ketika mengakses twitter dengan twitter client tersebut kita nggak akan pernah di-blok lagi. Karena memang mengaksesnya tidak melalui situs twitter secara langsung.
  6. Twitter itu universal. Tidak seperti halnya facebook yang biasanya banyak didominasi oleh anak muda. Twitter penggunanya sangat bervariasi. Ada ustadz, ada penulis, ada artis, ada mahasiswa, ada anak SMA, ada makhluk dunia lain, dan masih banyak juga yang lain.

 

Menarik kan? 😀

Ok lanjut,

 

Bagi teman-teman yang sudah mulai beminat twitter-an. Ada beberapa hal yang perlu teman-teman perhatikan.

  1. Kalau kita follow seseorang di twitter, bukan berarti orang tersebut akan otomatis akan follow back kita. Jadi, saya sarankan teman-teman berpikir ulang kalau mau follow artis. Daripada ntar malah sakit hati karena nggak pernah diajak kenalan sama artis yang bersangkutan. 😀
  2. Twitter itu bukan facebook, kawan. Jadi, jangan sering-sering mengeluh di twitter. Fakta membuktikan, salah satu alasan unfollow seseorang adalah karena orang yang bersangkutan seringkali mengeluh. Silakan baca keterangannya di sini kalau nggak percaya.
  3. Twitter-an itu akan lebih menyenangkan jika yang kita follow adalah orang-orang yang menyenangkan. Jadi, selain orang yang Anda kenal. Saya sarankan Anda follow orang-orang yang twit-nya menarik, kreatif, atau bermanfaat.
  4. Twitter-an itu akan lebih enak jika kita menggunakan twitter client. Twitter client itu seperti halnya mail client. Kalau mail client adalah program untuk mengakses email, kalau twitter client berarti.. (silakan disimpulkan sendiri). Dan kalau misalnya teman-teman masih kurang tahu, apa saja twitter client yang bisa teman-teman gunakan. Silakan lihat di sini, untuk melihat semua list twitter client yang tersedia dan yang paling banyak digunakan. Kalau saya sendiri sih biasanya lebih sering menggunakan m.tweete.net karena cukup ringan dan cukup mudah untuk digunakan. *special thanks to Ulin for introducing this twitter client to me*

 

Ok, itu tadi sedikit tentang twitter yang bisa saya ceritakan. Semoga bisa membuka wawasan teman-teman yang masih merasa asing dengan twitter.

Pada awalnya, twitter-an itu memang terlihat agak rumit. Saya sendiri meski sudah punya akun twitter mulai pertengahan 2009, nyatanya baru paham benar apa itu twitter dan bagaimana cara memperlakukannya di tahun 2011 ini.

Dan saya rasa, sebagian besar pengguna twitter merasakan hal yang sama. Buktinya, orang setenar mas mustova (founder of parampaa, red) pun pernah mengalaminya. 😀

 

Selamat menunaikan hari kelima (khamsah -> kamis, red).

Semoga twitter bisa membuat hidup kita jadi lebih berwarna.

 

Terakhir dari saya,

Semangat malam, kawan! 😀

Advertisements

9 thoughts on “Twitter : Singkat, Padat, Bermanfaat

  1. terimakasih, sampeyan telah mengingatkan saya pada akun twitter yang pernah saya bikin hampir 1 tahun lalu.
    Jaman dulu saya daftar akun twitter karena penasaran. Tapi sampai sekarang saya belum paham aturan pakainya, 😀
    *emange obat?!

    Saya pribadi bertahan di fesbuk karena disitu tempat saya bernostalgila bareng kanca2 SMA saka nggersik :mrgreen:

    keep tweeting..
    eh salah,
    keep bloging! Hehe

    1. Facebook itu memang lebih personal, jadi memang tujuan penggunaannya paling umum ya supaya keep in touch dengan orang-orang yang memang kita kenal di dunia nyata.

      Ayo twitteran lagi, Rin…

      Akun twitter sampeyan opo jenenge?
      Follow aku po’o -> @saadisme :mrgreen:

      Gak usah khawatir, ntar pasti tak folbek kok 😀

      Keep posting juga, Rin 🙂

Ada komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s