Terima Kasih

Aah, akhirnya Gemastik 4 berakhir juga. Hasilnya? Alhamdulillah, ITS menjadi juara umum dengan 4 emas, 3 perak, dan 3 perunggu. Disusul UI dan ITB yang masing-masing mendapat 3 dan 2 emas.

 

Satu-satunya hal yang patut disayangkan, tim saya tidak mampu menyumbangkan kemenangan bagi ITS. Persis seperti halnya pada PIMNAS XXIII tahun lalu, pada Gemastik kali ini pun tim saya kembali menjadi tim penggembira. Jangan-jangan, saya memang hanya bakat jadi penggembira ya? 😦

Dan meski menjadi juara umum, entahlah, saya kok merasa menang di kandang sendiri itu kurang berasa euforianya ya. Beda sekali dengan ketika menang di kandang lawan.

 

Dan seperti halnya pada pengumuman hasil lomba presentasi pimnas XXIII di Bali tahun lalu, lagi-lagi saya merasa takjub ketika mendengar mahasiswa kampus sebelah meneriakkan, “Salam Ganesha! Untukmu, Tuhan, Bangsa, dan Almamater!”

Di saat semua mahasiswa meneriakkan nama kampusnya, mahasiswa dari kampus yang satu ini malah menjadikan Tuhan dan Bangsa sebagai tujuan utama. Dan bukan hanya memajukan almamaternya.

 

Sepertinya sudah saatnya semua mahasiswa berpikiran luas seperti ini. Selain untuk memenangkan lomba dan mengharumkan nama almamaternya, kemajuan bangsa ini semestinya juga harus menjadi prioritas utama. Karena para mahasiswa-mahasiswa inilah yang nantinya akan menjadi penerus bangsa ini.

 

Eaaa, kok malah membahas mahasiswa kampus sebelah gini sih! *fokus, ad! fokus!*

 

Kembali lagi. Kecewakah saya dengan hasilnya? kecewa pastinya. Siapa sih yang nggak kecewa ketika timnya gak bisa menang. Tapi saya akui, tim saya memang kalah dalam segala hal dari tim-tim yang menjadi juara. Dan meski tim saya kalah, setidaknya apa yang pernah saya ucapkan setahun yang lalu ketika menghadiri penutupan Gemastik 3 di gedung robotika ITS menjadi kenyataan. Tahun ini saya bisa menjadi finalis, kawan!

 

Padahal tahun kemarin saya hanya asal mengucapkannya tanpa pernah ada bayangan akan ikut lomba apa nantinya. Tapi ternyata Tuhan memang punya rencana yang luar biasa. Meminjam istilah Mas Danang Ambar Prabowo (Sang Pembuat Jejak, red), “seindah-indahnya rencana kita, masih lebih indah rencana Tuhan untuk kita”

 

Seperti yang pernah bang Andrea Hirata (penulis favorit saya, red) katakan dalam novelnya, “jangan pernah takut bermimpi, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu.

 

Saya memang nggak juara. Tapi semua momen yang saya jalani selama gemastik kemarin akan menjadi salah satu kisah yang tak akan pernah saya lupa.

Terakhir, saya ucapkan terima kasih banyak kepada teman satu kelompok saya, Nur Dian Wahyu Sambodho dan juga Febri Fernanda. Terima kasih banyak karena dulu sudah mau membuatkan proposal di saat saya sedang berkelana ke Kalimantan. Terima kasih banyak karena sudah mau berjuang bersama sampai titik darah penghabisan. Terima kasih banyak karena sudah mengajak saya menjadi bagian dari tim kalian.

 

Dan kalau kalian masih penasaran dengan Gemastik, tahun depan aku siap kok kalau diajak jadi teman satu kelompok lagi πŸ˜€ *promosi*

 

Selamat beristirahat. Jangan lupa, masih ada PKM dan juga indigo di waktu dekat!

 

*NB : Maaf ya, kalau selama ngerjakan saya banyak makan gaji buta dengan hanya menjadi supporter setia kalian berdua πŸ˜›

Advertisements

7 thoughts on “Terima Kasih

  1. Mengingat falsafah jawa mas Saad, β€œnerimo ing pandum”, atau kurang lebih berarti selalu mensyukuri apa yang telah didapatkan. Saya malah belum sempat masuk final mas [hehehe]..:P

  2. kalau diingat-ingat, nilai-nilai orientasi untuk Tuhan sbg tujuan utama itu udah ditanamkan pas jaman maba dulu — inget2 jaman ESQ. Mungkin kurang nancep kali, ya.

    Nilai2 semacam itu ada baiknya ditanamkan lagi pas pengkaderan, ya… (musim OMB nih :mrgreen: )

Ada komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s