Galau? Siapa Takut.

Akhir-akhir ini, temen-temen di kampus banyak yang bilang kalau twitter saya makin hari isinya makin gak jelas, makin sering bikin ngakak, dan yang pasti, makin galau katanya.

Kalau memang seperti itu keadaannya, mungkin itu karena twitter memang sering saya gunakan sebagai tempat “nyampah” ya. Khususnya kalau lagi punya unek-unek seputar kisah cinta, kehidupan jomblo, dan teman-temannya.

Dan anehnya, saya selalu menikmatinya. Meski seringkali saya hanya asal tulis saja dan tidak benar-benar mengalaminya. Singkat kata, saya cuma pencitraan saja. Biar dikenal sebagai penggalau tingkat dewa. πŸ˜€ #disinigalaudimulai

Kalau sebagian orang menilai galau adalah suatu kondisi yang sia-sia dan tidak ada manfaatnya. Saya malah menganggap sebaliknya. Galau adalah sumber inspirasi yang luar biasa. Hanya jika kita tahu cara memanfaatkannya, tentunya.

Tapi kalau yang kalian maksud galau adalah yang seperti ini sih :

– Update status BBM 2x/menit
– Ngetweet kalimat2 cengeng 3x/menit
– Abis ngetweet kalimat cengeng, lalu ngetweet kalimat2 penuh bahasa binatang
– Kirim tweet marah2 dengan #NoMention
– Mengubah ID Facebook dengan nama belakang melankolis.. seperti:

“Supri ingin Bahagia”,
“Ningsih Sudah dewasa”, atau
“Eko Korban Cinta”..

Saya janji, saya gak akan galau lagi. Karena bagi saya, itu masih galau tingkat pemula. Yang sama sekali tidak mengandung unsur seni di dalamnya.

Kalau sudah galau tingkat lanjut sih, bukan seperti itu status/twit-nya. Kayak gini contohnya :

  • “yang mencintai saya hari ini juga dapat medali emas.” – @hurufkecil
  • “Malu dong sama Komodo, dia aja banyak yang SMS.. masa lo nggak” – @arizanggono
  • “Beli acar, di Kendari. katanya punya pacar, tapi tiap malam Minggu kok sendiri?” – @jackydaniel
  • “Malu dong sama maling, dia aja banyak yang ngejar, masa lo nggak.” – @luluiii

Bagaimana? Keren kan galaunya? πŸ™‚

Dan sebelum kalian belajar menggalau, alangkah baiknya jika kalian membaca postingan alit yang satu ini. Agar kalian semakin paham bahwa tidak selamanya galau itu indah. πŸ™‚

Tapi jika kalian memang sudah tahu bagaimana batasan galau yang indah dan masih penasaran bagaimana seharusnya memanfaatkan galau, silakan baca penjelasan pak bukik di sini.Β Karena bisa jadi, galau adalah sumber inspirasi.
 
Selamat berakhir pekan. πŸ™‚
(c) image.
 

~ Surabaya, sehari setelah tanggal cantik.
Advertisements

5 thoughts on “Galau? Siapa Takut.

  1. haloo…
    makasiih uah mampir ke blog pelangi πŸ™‚
    iya nih sekarang makin banyak yg galau menggalau.. seperti saya galau jadi mahasiswa tingkat akhir, gara2 itu jadi ternak jerawat di jidat. ngehehe…
    salam kenal ya πŸ™‚

Ada komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s