Menambah Follower?

Meski ada yang bilang jumlah follower itu gak penting. Toh nyatanya masih ada aja orang yang pengen difolbek (follow back, red). Saya jadi bertanya-tanya, apa memang sepenting itukah di-follow?

Kalau saya sendiri sih, menganut paham bahwa follow memfollow itu seperti halnya mencintai. Tidak selamanya yang kita cintai akan mencintai kita. Begitu pula yang kita follow tidak selamanya akan mem-follow balik kita. 😦

want more follower?

Tapi kalau kalian merasa jumlah follower itu sangat penting bagi kalian, ada banyak cara sih yang bisa kita lakukan untuk menambah jumlah follower di twitter.

1. Pencitraan

Cara ini merupakan cara paling umum. Yang dimaksud pencitraan di sini adalah membuat twit-twit yang konsisten. Kalau kita memang ingin dikenal sebagai penggalau ya usahakan selalu bikin twit tentang galau terus. Kalau kita ingin dikenal sebagai pelawak ya usahakan bikin twit yang lucu terus. Begitu seterusnya. Tergantung mau dikenal sebagai apakah kalian nantinya oleh follower-follower kalian.

Saya akui, cara ini memang agak susah. Khususnya jika kita memang jumlah follower kita masih sedikit. Karena poin penting dari cara ini adalah adanya partisipasi dari follower kita. Jadi semakin banyak yang me-retweet atau menanggapi twit kita, maka peluang kita untuk menambah follower pun akan semakin terbuka.

 

2. Mengumpan Twit ke Akun-Akun yang Kaya Follower

Metode ini sangat disarankan buat akun-akun baru yang masih kesulitan mendapat follower. Caranya cukup mudah, cukup mention akun-akun yang menurut Anda cukup potensial untuk menampilkan twit kalian. Jadi, misalkan kalian punya ide membuat sebuah twit, jangan hanya asal tulis aja. Usahakan untuk me-mention akun yang cukup relevan dengan isi twit kalian.

Contohnya, jika kalian punya bakat bikin gombalan, kalian bisa sesekali memention akun @anjinggombal biar bisa diterbitkan olehnya sehingga semakin banyak yang kenal kalian nantinya. Dengan begitu, peluang kalian untuk di-follow pun akan semakin besar tentunya.

Meski cukup efektif, cara ini agak susah, karena sebelumnya kita harus tahu dulu, mana saja akun-akun yang mau menerbitkan twit dari followernya.

 

3. Memaksimalkan Hestek

Ini merupakan salah satu cara untuk mendukung metode ke-2. Khususnya jika kita memang kesulitan untuk mencari tahu mana saja akun-akun yang hobi menerbitkan twit dari followernya.

Karena pada waktu-waktu tertentu, biasanya akan muncul hestek (hash tag, red) yang berisi bercandaan atau topik-topik lain yang sedang banyak dibicarakan. Seperti beberapa waktu yang lalu, ketika ramai sea games, ada @ninanenen yang cukup kreatif dengan membuat hestek #CabangSeaGamesGalau. Dan akhirnya, timeline saya pun dibanjiri oleh cabang-cabang sea games galau. 😀

Pada saat-saat seperti itulah, kita bisa memention akun-akun tertentu dengan mengusulkan cabang sea games galau karangan kita.  Kayak gini misalnya -> “memanah, memanah, memanaaahh~ #CabangSeaGamesGalau #GalauTingTing cc: @hurufkecil

Dengan begitu, hurufkecil jika hurufkecil merasa tertarik dengan twit kita, maka dia akan me-retweet-nya atau menerbitkannya dengan mencantumkan nama akun kita dibelakangya.

*Note : Cc itu sama kayak colek. Bedanya cc itu bahasa Inggris. Diambil dari “clap clap” yang berarti bertepuk tangan. 

 

4. Membuat Kultwit

Kalau kita memang punya pengetahuan lebih tentang sesuatu hal, kita membuat twit berseri yang biasa disebut sebagai kultwit atau kuliah twitter.

Jadi misalkan kita punya pengetahuan tentang tips-tips untuk menjaga keamanan akun twitter agar tidak tidak dibajak, kita bisa membuat twit-twit bersambung yang berisi langkah-langkah untuk menjaga keamanan akun twitter. Usahakan untuk menambahkan huruf atau angka di masing-masing twit biar lebih mudah dipahami.

Selain itu, jangan lupa minta dipromosikan oleh akun-akun yang punya banyak follower. Tapi ingat, jangan memaksa. Karena masing-masing orang punya hak untuk mau mempromosikannya atau tidak.

 

5. Twitwar

Ini merupakan salah satu cara yang cukup efektif untuk menarik perhatian. Meski tidak disarankan.

Dari namanya saja sudah jelas, bahwa metode ini adalah dengan mengajak berantem akun-akun yang kaya follower. Twitwar biasanya sih dimulai dari diskusi kecil kemudian dilanjutkan dengan celaan, hinaan, dan semacamnya. Sampai akhirnya akun yang kaya follower merasa gatel dan akhirnya memention orang yang mengusiknya tersebut.

Sampai di sini, orang yang memulai twitwar tersebut akan merasa menang, karena akun twitternya telah di-mention. 🙂

 

Selain 5 cara di atas, masih ada beberapa cara lain. Seperti menggunakan bantuan website-website tertentu yang bisa menambahkan jumlah follower secara otomatis, meminta bantuan penyedia jasa penambah follower seperti yang ada di kaskus, dan lain sebagainya.

Dan kalau semua cara sudah kalian lakukan tapi hasilnya tidak banyak, berdoalah agar semoga ada yang memprosikan akun twitter kalian. 🙂

 

Oh iya, ada juga yang bilang, pencitraan terbaik adalah dengan berkarya dan berprestasi di dunia nyata.

 

Terima kasih dan terima yang terkasih.

Jangan lupa follow dan promosikan akun twitter saya ( @kamuitubeda ) ya 🙂 *modus operandi*

(c) image

Surabaya, di hari yang luar biasa. Panasnya.

Advertisements

4 thoughts on “Menambah Follower?

Ada komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s