Membuat Akhir Baru

“Ternyata begini ya rasanya kalah telak,”  ucap Van Persie sembari menyembunyikan kekecewaan di balik senyum khasnya pada teman-temannya.

Dengan status sebagai kapten tim sekaligus pemain paling senior yang ada di Arsenal, Van Persie mungkin merasa dirinya adalah orang yang paling bertanggungjawab atas kekalahan yang dialami timnya pada malam itu. Satu-satunya orang yang merasa lebih sedih dan lebih kecewa dibandingkan Van Persie malam itu mungkin hanya sang profesor, Arsene Wenger.

Bagaimana tidak? tim bertabur anak muda yang selama ini dibanggakannya dilumat habis 8-2 oleh musuh bebuyutannya, setan merah dari Manchester. Kepercayaan diri yang selama ini dimilikinya seketika runtuh melihat kenyataan bahwa pasukan mudanya ternyata tidak bisa berbuat banyak di kancah premiere league. Baru 3 minggu liga primer Inggris berjalan, Arsenal sudah terseok-seok di papan bawah dengan hanya mengantongi satu poin. Hasil dari sekali seri, sekali kalah, dan sekali kalah telak di kandang setan merah.

Banyak yang bilang bahwa Sang Profesorlah yang jadi penyebab terpuruknya Arsenal di awal musim liga primer tahun ini. Banyak yang bilang sang profesor kini sudah kehilangan sentuhan magisnya seperti kala membesut Pires, Ljungberg, Dennis Bergkamp, dan tentu Thiery Henry. Ibarat pegawai negeri, sang profesor kini sudah memasuki masa-masa pensiun. Singkat kata, dia sudah udzur, begitu katanya.

Tapi saya tidak pernah percaya dengan ucapan mereka. Bagi saya, sang profesor tetaplah sang profesor. Meski sempat mengambil beberapa keputusan yang kurang tepat, saya tidak melihat ada yang berubah dari sosok pelatih yang satu ini. Kecuali tim besutannya kini sudah mulai jarang mengangkat trofi lagi. Soal permainan Arsenal yang tak lagi sama, saya merasa itu hal yang biasa. Mengingat pemain yang ditangani tak lagi sama.

we don't need batman

Arsenal kini memang tak lagi punya duo Pires-Henry. Tapi Arsenal dulu juga tak punya duo Walcott-Van Persie. Dan meski begitu, kita tak bisa memaksa Van Persie untuk menjadi Thiery Henry. Karena masing-masing punya gaya mainnya sendiri. Meski keduanya sama-sama berbahaya jika sudah berada di depan gawang. Apalagi jika sudah berhadapan 1 lawan 1 dengan penjaga gawang.

Bagi saya, memaksa Persie menjadi Henry sama saja dengan mengharapkan Torres untuk menjadi Suarez. Sampai kapanpun tidak akan pernah bisa sukses.

Pendukung Arsenal tak perlu resah, tak perlu risau, apalagi galau. Dibandingkan dengan tim yang kalah telak malam itu, Arsenal kini sudah banyak berubah. Selain ada tambahan 5 pemain baru, Arsene Wenger kini tidak lagi malu untuk mengakui bahwa dirinya memang salah pada saat itu karena telah menjual beberapa pemain bintangnya tanpa berusaha mencari penggantinya.

Kini, Arsenal kembali diperhitungkan dalam perebutan gelar juara. Meski sampai saat ini masih terpaut 12 angka dengan pemuncak klasemen yang belum pernah kalah, saya yakin harapan itu masih ada. Apalagi pekan depan Arsenal dan pemuncak klasemen akan bersua.

Saya tidak ingin berkoar-koar bahwa Arsenal akan menghabisi saudara sekota setan merah ini 8-2. Saya hanya ingin berdoa. Semoga Arsenal selalu meraih tiga angka. Dan tentunya, semoga Arsenal bisa kembali meraih gelar juara.

Arsenal saat ini mungkin bukan Arsenal 7 tahun yang lalu. Tapi Arsenal saat ini tetaplah Arsenal yang selalu bermain indah itu.

 

“Nobody can’t go back and start a new beginning, but anyone can start today and make a new ending.” – Maria Robinson

 

~ Gooners Sejak Madrasah Tsanawiyah, Ahsan.

(c) image

Advertisements

6 thoughts on “Membuat Akhir Baru

  1. Wah, Gooners juga ya? Kita sama ternyata, hehe.

    Arsenal saat ini mungkin bukan Arsenal 7 tahun yang lalu. Tapi Arsenal saat ini tetaplah Arsenal yang selalu bermain indah itu.

    Setuju dengan kata-kata di atas. Go Gunners! 😀

Ada komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s