Piknik Asik Bareng SSCS

Bersama teman-teman dari Save Street Child Surabaya, akhir pekan kemarin saya ikut Piknik Asik bareng Anjal di KBS. Saya sendiri ditugaskan menjadi orang tua. Atau mungkin child sitter ya lebih tepatnya. 🙂

Senang? pastinya, karena ini adalah kunjungan pertama saya ke KBS setelah hampir 10 tahun tidak pernah ke sana. Terakhir kali saya mengunjungi kebun binatang kebanggaan Surabaya ini adalah saat saya masih rajin berbaju hijau putih khas Madrasah Ibtidaiyah yang setingkat SD itu. 

Save Street Child Surabaya

Alhamdulillah, acaranya cukup sukses. Karena hampir lebih dari 100 anjal dari Makam Rangkah, JMP, dan Genteng Kali ikut hadir dalam acara ini.

 

Dan karena saya merupakan relawan pengajar di daerah Makam Rangkah, pada acara kemarin saya ditugaskan untuk ikut mendampingi adik-adik dari makam rangkah. Karena sebagian besar anak-anak Rangkah sudah banyak yang saya kenal. Total ada sekitar 50-an anak dari Makam Rangkah yang dibagi menjadi 4 rombongan (lebih) kecil.

Saya sendiri bersama Mbak Ersa kebagian mendampingi 11 anak. Alhamdulillah, semuanya masih di bawah umur. Hehe. #abaikan

11 anak yang (kurang) beruntung tersebut adalah Asad, Syafii, Andik, Dimas, Budi, Andrean, Galih, Dwi, Wika Nur, Kayla (keponakan Mbak Ersa), dan Rika. Semuanya rata-rata masih kelas 1 dan kelas 2.

ki-ka : Dimas, Dwi, Rika, Kayla, Nur, Galih, Syafii

 

Setelah berangkat dari Sidosermo jam 7 kurang sedikit, saya tiba di Makam Rangkah hampir jam setengah 8. Dari Makam Rangkah, perjalanan dilanjutkan menggunakan mikrolet bareng adik-adik menuju KBS, tempat dilangsungkannya #PiknikAsikAnjal.

 

Sesampainya di KBS, ternyata rombongan dari Makam Rangkah tiba paling pertama. Disusul rombongan dari JMP dan Genteng Kali setelahnya. *benerin dasi*

 

Setelah melakukan persiapan di sana sini, briefing, dan tak lupa foto-foto, rombongan mulai masuk KBS pada pukul 9.

Meski pada awalnya saya dan Mbak Ersa ditugaskan untuk menjaga 11 anak tadi, pada akhirnya, sesampainya di dalam KBS rombongan kami terbagi lagi menjadi 2. Rombongan saya terdiri dari 7 anak dan Mbak Ersa menjaga 4 anak.

 

Selama di KBS, kegiatan pertama yang dilakukan adalah jalan-jalan sambil lihat-lihat koleksi binatang yang ada.

Karena anak-anak asuh saya sangat aktif dan relatif tidak bisa diatur, saya akhirnya memisahkan diri dari rombongan utama untuk menemani mereka mencari hewan kesukaan mereka; buaya.  Saya sendiri kurang tahu kenapa 7 anak ini suka buaya. Kalau dugaan saya sih, itu mungkin karena mereka adalah pendukung persebaya yang terkenal dengan ‘bajul ijo’-nya.

 

Setelah melihat buaya, permintaan mereka pun sama, berenang. *Oh, God. Memangnya ini waterpark?*

Meski saya sendiri kurang tahu apakah di KBS ada kolam renangnya atau tidak, saya sanggupi saja permintaan mereka. Karena sesungguhnya saya juga tidak yakin mereka akan mau mendengar jawaban tidak. Dan setelah muter-muter selama hampir 2 jam lebih, ternyata saya tidak menemukan kolam renang. Entahlah, saya pun gak yakin kalau di KBS memang ada kolam renang.

Dari mana mereka tahu bahwa di KBS ada kolam renang itu tetap menjadi sebuah teka teki bagi saya. Atau jangan-jangan mereka cuma mau menggoda saya ya? 🙂

Setelah muter-muter dan nggak ketemu kolam renang, akhirnya kami kembali ke rombongan utama untuk mengikuti agenda selanjutnya, lomba menggambar dan games-games kecil.

 

Sewaktu lomba menggambar, hampir semua anak asuh saya tidak mau menggambar dengan alasan tidak bisa. Karena lombanya dibatasi pada topik kebun binatang aja. Saya jadi curiga, apa jangan-jangan selama ini mereka seperti saya. Tiap ditugaskan menggambar oleh gurunya, yang digambar selalu sama. Sebuah jalan yang diapit dua bunuh gunung berdampingan. Di sisi kanan kiri jalan ada persawahan. Dan ada mentari di antara gunung yang berdampingan. :mrgreen:


Karena beberapa diantara mereka ada yang ngambek dan gak mau menggambar, akhirnya saya pun sedikit membantu mereka. Dengan menggambarkan mereka hewan kesukaan mereka, buaya. 😀

*oh, sepertinya saya sudah terkena penyakit gila no.47 : menganggap anak-anak sebagai bahan bercandaan*

 

Setelah menggambar, acara kemudian dilanjutkan dengan makan siang. Sebelum pulang, ada sebuah games-games kecil dan juga pengumuman pemenang lomba menggambar. Dan sudah bisa dipastikan, tidak ada satupun anak asuh saya yang menang. Maafkan saya teman-teman 😐

Karena dalam sejarahnya, dari zaman unta sampai zaman toyota, kesenian adalah pelajaran paling tidak saya suka. Selain fisika. 🙂

 

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pulang. Sekian.

 

Saya ucapkan terima kasih pada teman-teman dari SSCS yang sudah mengajak saya ikut serta. Terima kasih juga saya ucapkan untuk Esia, yang telah memberi saya kaos 🙂 dan telah membantu pelaksanaan #PiknikAsikAnjal kali ini. Dan tak lupa, saya ucapkan terima kasih juga pada 7 anak asuh saya (Asad, Syafii, Galih, Andik, Budi, Dimas, dan Andrean) yang selalu menemani saya waktu di KBS.

Kepada ketujuh pahlawan kecil saya, maaf ya, karena terbatasnya waktu kita gak jadi naik perahu. Semoga di lain waktu kita bisa berkunjung ke KBS lagi. Dan tentunya bisa menggila bersama lagi. 🙂

Saya dan SSCS

 

Surabaya, 20 Desember 2011.

Teman setia hujan, Ahsan.

Advertisements

5 thoughts on “Piknik Asik Bareng SSCS

Ada komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s