Come Back!

Tidak pernah ada yang menyangka Arsenal bisa membantai Tottenham 5-2 tadi malam. Maklum, track record Arsenal di beberapa pertandingan terakhir sebelum menghadapi pertandingan tadi malam memang sangat buruk. Setelah dikandaskan Sunderland di ajang Piala FA, Arsenal dihajar Milan 4-0 di San Siro dalam ajang Liga Champions.

Tak pelak, Tottenham sangat diunggulkan untuk bisa memenangkan pertandingan kemarin malam. Inkosistensi Arsenal menjadi alasan bagi sebagian besar kalangan untuk menjagokan Tottenham sebagai pemenang North London Derby kedua di musim ini. Apalagi, di Liga Inggris posisi Tottenham setingkat di atas Arsenal dengan beda poin yang tidak main-main, 10 poin.

Tapi lagi-lagi, tidak ada yang pasti di dunia sepakbola. Faktanya, Arsenal berhasil menghempaskan impian Tottenham untuk mengalahkan Arsenal 2 kali dalam 1 musim dengan skor yang cukup telak, 5-2.

Jalannya pertandingan…

Seperti biasa, Tottenham bermain dengan tempo yang sangat cepat. Belum 5 menit peluit tanda mulainya pertandingan dibunyikan, gawang Arsenal sudah dibobol oleh Louis Saha.

Uniknya, tertinggal 1 gol ternyata tidak membuat semangat bermain para pemain Arsenal semakin runtuh. Bahkan sebaliknya, para pemain Arsenal semakin bersemangat untuk melancarkan serangan demi serangan ke gawang Tonttenham yang dijaga oleh Friedl.

Menguasai jalannya pertandingan tidak serta merta membuat Arsenal mudah menyamakan kedudukan. Bahkan sebaliknya, memasuki menit ke-34, publik Emirates Stadium harus kembali gigit jari. Gawang Arsenal yang dijaga oleh Szczesny kembali kebobolan. Adalah Adebayor yang menggandakan kemenangan Tottenham atas tuan rumah melalui titik putih. Setelah sebelumnya Szczesny (dianggap) menjatuhkan Gareth Bale di dalam kotak penalti.

Sangat disayangkan, setelah tim yang dijagokannya tertinggal 0-2, terlihat beberapa pendukung Arsenal yang menonton secara langsung walk out dari Emirates Stadium. Mereka tidak pernah tahu kalau ternyata pertunjukan utama dalam pertandingan tadi malam baru saja dimulai ketika memasuki menit ke-40.

Memanfaatkan umpan matang Mikel Arteta, Bacary Sagna menyundul bola dengan cukup kuat sehingga bola meluncur deras ke gawang Tottenham tanpa bisa dihalau oleh penjaga gawang. Papan skor pun berubah, 1-2 untuk Arsenal.

2 menit setelahnya, Robin Van Persie menyamakan kedudukan melalui tendangan kaki kirinya yang melengkung indah mengarah ke sisi kanan gawang Tottenham.

Setelah turun minum, Tottenham melakukan beberapa perubahan dengan memasukkan Van Der Vart dan Sandro. Namun sayang, hasilnya nihil. Semangat juang para pemain Arsenalyang sudah terlanjur meluap-luap di penghujung babak pertama akhirnya memaksa para pemain Tottenham untuk mengakui, babak kedua adalah milik Arsenal sepenuhnya.

Arsenal sukses membalikkan kedudukan pada menit ke-51 melalui Thomas Rosicky. Sebelum akhirnya digenapkan menjadi 5-2 oleh gol Theo Walcott di menit ke-65 dan ke-68.

Tamat

Satu hal yang patut kita dijadikan pelajaran dari North London Derby kali ini…

Jangan biarkan omongan-omongan miring tentang kita menjadikan diri kita semakin pesimis dan putus asa. Karena harapan itu akan selalu ada. Khususnya bagi orang-orang yang mau bersabar dan berusaha.

Kalau kita memang tidak mau dicap sebagai pecundang, buktikan dengan tindakan kalau kita memang berniat dan pantas untuk disebut pemenang.

Gak usah terlalu banyak bicara, karena seringkali tindakan berteriak lebih lantang daripada yang ucapan bisa.

Salam 5 jari 🙂

Advertisements

Ada komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s