Tentang Teknik Informatika ITS (4)

Melihat pertanyaan-pertanyaan yang masuk via komentar di blog semakin banyak, mari kita lanjutkan diskusi kita tentang teknik informatika. Here we go…

 

Teknik informatika itu memang susah ya?

Susah atau nggak itu relatif. Hal ini sudah pernah saya jelaskan di postingan saya tentang informatika yang sebelumnya.

Yang jelas, kuliah di jurusan teknik itu penuh perjuangan. Nggak bisa sesantai mahasiswa-mahasiswa jurusan sosial. Kalau kamu pernah nonton adegan-adegan kuliah yang nyantai di TV, bisa dipastikan itu bukanlah jurusan teknik. 🙂

Kuliah di jurusan teknik, apapun jurusannya, pasti pernah merasakan masa-masa begadang gara-gara tugas kuliah atau praktikum. Makanya jangan kaget kalau kemudian mahasiswa teknik itu sering diidentikkan sebagai mahasiswa yang hobi begadang dan jarang tidur. Karena memang begitulah kenyataan dan keadaannya.

Tapi jangan khawatir, kalau memang sudah niat masuk dan merasa yakin bahwa minat dan kalian ada di dunia teknologi informasi, masuk aja. Sesusah apapun kuliahnya, kalau kita mau belajar, saya yakin kita pasti bisa. Ingat, sebelum bisa lancar membaca dan menulis seperti saat ini,  kita pernah merasakan masa-masa tidak bisa menulis, tidak bisa membaca, tidak bisa berhitung juga kan? 🙂

 

Kalau sudah terlanjur masuk teknik informatika gimana, bang?

Kalau sudah terlanjur masuk padahal kamu belum tahu bakat dan potensi diri, pilihanmu ada dua : 1. Melanjutkan kuliah di teknik informatika, 2. Pindah jurusan.

Dan jika kamu memilih opsi pertama, pastikan bahwa kamu bisa ikhlas menjalani kuliahnya. Karena apapun yang dijalani tanpa ada kerelaan tidak akan maksimal hasilnya. Jangankan kuliah, dalam jual beli aja harus ada unsur rela sama rela ya? 🙂

Kalau saran saya sih, jalani saja dulu kuliahnya, siapa tahu cocok. Dan kalau ternyata setelah menjalani 1 semester tidak cocok, barulah kita tentukan, pindah atau tidak? Karena bisa jadi kita baru menemukan feel-nya waktu semester 2. Soalnya teman saya ada yang seperti itu. Waktu semester 1 sempat merasa salah pilih jurusan, tapi setelah menjalani semester-semester selanjutnya, dia menemukan kenyamanan dan tidak lagi merasa salah pilih jurusan.

Saran saya lagi, jangan mengambil keputusan waktu emosi sedang labil. Mintalah pertimbangan dan masukan dari keluarga dan teman-teman terdekat kalian. Karena dorongan dari keluarga dan teman itu bisa memperkuat semangat dan motivasi.

 

Materi kuliah teknik informatika sebenarnya kayak gimana sih?

Pertanyaan ini pernah saya jawab secara singkat dalam postingan saya tentang teknik informatika sebelumnya. Dan kali ini saya akan memberikan jawaban lebih detail. Secara umum, materi kuliah informatika itu tentang matematika dan pemrograman. Jangan pernah membayangkan yang dipelajari di jurusan informatika itu corel, photoshop, dan semacamnya. Hampir tidak ada materi desain dalam materi kuliah di teknik informatika. Jadi, buat kamu yang ingin belajar desain, pastikan kamu memilih jurusan desain, bukannya teknik informatika.

Untuk lebih jelasnya, apa saja materi yang dipelajari di teknik informatika bisa dilihat di katalog jurusan teknik informatika its tahun 2009-2014 ini. Sengaja saya ambilkan katalog dari teknik informatika ITS, karena kebetulan saya mahasiswa ITS. 😀

Apa yang diajarkan di Teknik Informatika ITB dan Teknik Informatika ITS mungkin tidak persis sama. Begitupun di jurusan teknik informatika di kampus-kampus lainnya. Tapi yang jelas, meski tidak persis sama, sebagian besar materi yang diajarkan sama. Kalau untuk jurusan ilmu komputer, mungkin kalian bisa mencari informasinya di website UGM, UI, UB, atau kampus-kampus lain yang ada jurusan ilmu komputernya.

Memilih jurusan itu sama halnya kayak memilih jodoh. Kenali dulu jurusannya, cari tahu apa saja yang dipelajari di sana dan kompetensi apa yang kita peroleh setelah menjadi sarjana di jurusan tersebut. Baru setelah itu tentukan pilihan berdasarkan minat dan potensi yang kita miliki. Pastikan jurusan yang kalian pilih sesuai untuk mengembangkan bakat dan potensi yang kalian miliki.

 

Kerjanya lulusan teknik informatika itu seperti apa sih?

Sebenarnya kurang tepat jika pertanyaan ini ditujukan kepada saya yang belum kerja ini. Tapi umumnya, kalau memang berminat bekerja di bidang informatika sih pasti ujung-ujungnya bikin software. Entah itu software berbasis desktop maupun software berbasis web berupa website. Dan akhir-akhir ini, kecenderungannya sih lebih pada pengembangan game dan aplikasi mobile. Soalnya perkembangan smarthphone akhir-akhir ini sangat pesat.

Tapi tidak jarang juga sih ada lulusan informatika yang kerja di bank. Saya sendiri tidak paham apakah di bank tersebut mereka masih bekerja di bidang IT atau tidak. Yang jelas, lulusan teknik informatika yang kerja di bank jumlahnya tidak sedikit. Selain di bank, rata-rata sih larinya ke perusahaan-perusahaan BUMN, perusahaan multinasional, dan menjadi PNS.

Kalau ada yang bilang lulusan informatika itu bisa mandiri, memang benar, dengan segala kompetensi yang dimiliknya, lulusan informatika sangat mungkin untuk bisa mandiri dengan membuat aplikasi kemudian dijual. Apalagi akhir-akhir ini, semakin banyak jumlah aplikasi dan game berbayar yang dijual di pasaran. Lebih-lebih untuk aplikasi dan game versi mobile.

Tapi kembali lagi, menjadi seorang developer (pengembang aplikasi) itu tidak gampang. Sama halnya seperti wirausahawan, butuh kerja keras agar bisa bertahan karena gajinya sangat sangat tidak stabil. Biasanya sih, hanya orang-orang yang punya passion besar di bidang IT lah yang berani untuk bekerja secara mandiri tanpa melamar pekerjaan di perusahaan-perusahaan terkenal. Karena pada periode-periode awal, bukan tidak mungkin mereka akan bekerja tanpa mendapatkan gaji sama sekali. Dan seringkali orang-orang yang memutuskan untuk tidak bekerja di perusahaan orang lain seperti inilah yang akhirnya menjadi terkenal. Mark Zuckerberg adalah salah satu diantara banyak orang yang benar-benar mendalami IT dan menjadikannya sebagai jalan hidup.

Intinya sih, gak usah terlalu bingung soal kerja. Teman SMA saya yang kuliahnya di jurusan Teknik Fisika saja sekarang jadi seorang wirausahawan di bidang kuliner kok. Dan omsetnya pun tidak main-main, sekarang mungkin sudah lebih dari 20 juta per bulan. Luar biasa kan? 😀

Jadi, pesan saya, jangan takut soal pekerjaan. Karena di mana ada kemauan, di situ pasti ada jalan.

 

Kasih saran buat mahasiswa teknik informatika dong, bang?

Kelola waktu kalian sebaik-baiknya. 4 tahun itu benar-benar waktu yang cepat (*based on my own experience). Usahakan bisa melewati kuliah di semester-semester awal dengan baik. Karena materi-materi di semester awal adalah pondasi untuk materi-materi di semester selanjutnya. Bikin pondasi yang sekuat mungkin di awal. Kalau kalian merasa kesulitan suatu materi atau tugas, jangan minta jawabannya pada teman. Mintalah diajari bagaimana caranya. Karena dengan begitu, kalian akan bisa paham bagaimana konsep sekaligus prakteknya. Kuliah di jurusan teknik informatika itu harus banyak praktek. Tidak cukup hanya dengan mendengarkan penjelasan, tapi juga harus mengeksplorasi dan mencoba sendiri.

Terakhir. Mau begadang? boleh saja. Asal jangan lupa sama shalat subuhnya ya. 🙂

 

Sekian. Sampai jumpa di postingan tentang teknik informatika selanjutnya. 😀

 

*) untuk postingan tentang teknik informatika lainnya bisa disimak di sini >> https://kamuitubeda.wordpress.com/seputar-teknik-informatika/

Advertisements

120 thoughts on “Tentang Teknik Informatika ITS (4)

  1. Indra

    Bang gimna kalo saya logika sama matematika minim?
    Terus apa pembelajaranya Dari awal , seperti cooding,c++ ,programming , DLL ?

  2. Rion

    Permisi gan.. Salam kenal..
    Mau tanya nih.. Klo jurusan teknik informatika itu.. Ada mempelajari tentang hacking gak? Pengolahan sistem keamanan.. Atau tentang bahasa programan c+, c++, java.. Dana bahasa pemrograman lainnya… Atau bisa saya katakan bahasa pemrograman aoa saja yg dipelajari di fakultas TI? Apasih bedanya dengan mereka yg pilih rekayasa prangkat lunak? Atau apakah jurusan ini bisa dikatakan jurusan yang mencakup semua ilmu software atau tidak? Tolong pencerahannya gan.. Tankyu.. 😀

    1. Salam kenal. Setahuku hacking itu belajarnya otodidak, tapi kalau keamanan jaringan ada materinya di perkuliahan.

      Di masa-masa awal perkuliahan, biasanya kita akan diajarkan bahasa pemrograman terstruktur seperti C. Tapi kalau sudah semester 3 ke atas, biasanya bahasa pemrogramannya tergantung kebijakan dosen. Karena biasanya yang ditekankan adalah pemahaman konseptual, sehingga tidak terlalu mementingkan bahasa apa yang digunakan. Makanya tidak jarang, dalam 1 mata kuliah, biasanya bahasa yang digunakan bermacam-macam. Ada Java, ada C++, ada C#.

      Sekali lagi, yang ditekankan pada lulusan S1 adalah pemahaman konseptual yang bagus. Dan untuk skill bahasa pemrograman, seringkali tergantung mahasiswanya sendiri. Mau mempelajari lebih dalam atau cuma mengandalkan tugas kuliah.

  3. kak,mau nanya aplikasi apa saia yang harus dipersiapkan untuk belajar buat website ,apa ringan aplikasinya soalnya saya cuman modal netbook spec ringan,maksih dan boleh tau aplikasinya berbayar atau tidak???

    1. Wa’alaikumsalam wr.wb.

      Susah atau nggak itu relatif. Buat yg suka matematika mungkin biasa aja. Tapi buat yg nggak suka mungkin susah. Kalau matematikanya jelek bisa aja, tapi nggak direkomendasikan. Mending pikir-pikir lagi. Ada banyak jurusan lain yg tidak mewajibkan kemampuan matematis yg bagus.

    2. Wa’alaikumsalam wr.wb.

      Susah atau nggak itu relatif. Buat yg suka matematika mungkin biasa aja. Tapi buat yg nggak suka mungkin susah. Kalau matematikanya jelek bisa aja, tapi nggak direkomendasikan. Mending pikir-pikir lagi. Ada banyak jurusan lain yg tidak mewajibkan kemampuan matematis yg lumayan

    1. Wa’alaikumsalam wr.wb. Kalau software secara khusus belum pernah. Kalau di kantor sih kerjanya bikin sistem informasi. Ada sistem informasi buat aset, ada sistem infomasi buat pegawai, dlsb.

  4. Deo Novian Ghozali

    kakk… saya mau tanya, saya sekarang ini bingung, mau pilih jurusan ilmu komputer atau TI, lha kalau TI matematika agak jelek, lha kalau ilmu komputer insyaAllah lumayan sudah faham.. saran untuk kedepannyaa gimana kak?
    dan lagi kalau saya ngambil IT, Universitasnya jauh”, gimana menurut njenengan?

  5. Bella Sitorus

    Suka bangeeettt baca postingan dan komen-komen nya mas Ahsan. 😀 Nyentuh, sesuai dengan pengalaman pribadi. Hhehee 😀 Status gue sekarang mahasiswi teknik informatika, semester 4 di sebuah universitas negeri juga. Jalanin perkuliahan sampai bisa di semester sekarang ini serasa mimpi, gak nyangka aja waktu cepat banget berputar. 😀

    Kuliah di teknik informatika itu keras. Kurang tidur atau bahkan gak tidur sama skali sudah menjadi makanan sehari-hari anak teknik informatika. 😀 Anak teknik informatika pasti sering merasakan gak tidur semaleman demi ngerjain project yg berkaitan dengan perancangan website lah, yg pemrograman lah, dsb. Bukannya gampang lho, susah nya pakai banget plus pluss. -_- Dan yg paling sakitnya, udah capek-capek buat project sampai rela-relain gak tidur semaleman demi tuh project, trus project nya dicoret atau bahkan gak ditrima apabila tidak sesuai dengan yg diinginkan si dosen tersebut. Pdahal udah usaha semaksimal mungkin. Rasanya sakit banget broo. Sakitnya tuh disini! *tunjuk mata panda* :v
    Lho, kok jadi curhat ya? Hhaahaa… Bukan curhat sih, lebih tepatnya share pengalaman aja bagi yang ingin ngambil jurusan teknik informatika. Baca tuh tips-tips nya mas Ahsan. Berguna banget. Jangan cuma dibaca aja, mesti di renungkan juga. Wokwowkokk… Jangan sampai nyesal di akhir yaak. 😀 Bagi yg udah terlanjur, jalanin proses nya aja. Proses cobaan yg lebih gila lagi maksud nya. :v 😛

  6. arrin

    kak aku rencananya tahun ini mau milih TI tp masih bingung sm PTNnya.. apa gpp kalo pilih univ yg akreditasinya B tp fakultasnya C? Is it ok for me? please give me some advice 😦

    1. Kalau SNMPTN aku kurang bisa ngasih saran. soalnya aku dulu ikutnya tes tulis (sekarang disebut SBMPTN).

      Masalah akreditasi itu terkait dengan kelengkapan fasilitas, tenaga pengajar, dan kualitas alumni. Jadi jurusan yang akreditasinya masih dibawah B mungkin ada beberapa parameter yang belum baik, entah itu masalah fasilitas, tenaga pengajar, atau alumninya. Gitu sih.

      Kalau masalah kerja, tidak dapat dipungkiri kalau beberapa perusahaan masih mempertimbangkan akreditasi kampus dan jurusan. Tapi jika kamu punya semangat untuk bekerja secara mandiri, itu semua tidak menjadi masalah.

  7. akansatsu

    Misi gan,boleh nanya gak,,,
    Dulu snmptnnya undangan kan?

    Nilai matematika ama b.inggris nya berapa ya? Sampai bisa masuk ITS gan

    Maaf kalo pertanyaannya menyinggung agan,terimakasih

    1. Aku dulu memang jalur SNMPTN. Tapi waktu zamanku dulu SNMPTN itu sebutan untuk jalur ujian tertulis yang sekarang disebut SBMPTN. Sedangkan yang seleksi nilai rapor itu dinamakan jalur PMDK.

      Yang jelas sih nilaiku dulu waktu SMA lumayanlah. rata-rata 8 dan 9. meski pada akhirnya nggak kepakai juga sih nilainya. soalnya memang ikutnya yang ujian tulis. jadi yang kepakai ilmunya, bukan nilai rapornya. 😀

      1. akansatsu

        Rencananya tahun ini saya mw masuk informatika gan, pas ngebaca di blog ini informatika di ITS gak ada bio,fisika ama kimia nya. Makanya mw pilih ke ITS gan

        Tapi ngeliat pass grade yg tinggi jadi minder gitu gan

  8. nenna R.A

    Thanks info2nya seputar informatika 🙂 sangat bermanfaat sy jadi tambah semangat dlm mmpelajari informatika walaupun di skolah sy jrang bljar informatika tapi alhmdulillah sy bisa menguasainya sendiri (otodidak) 🙂 thanks kak

  9. Ass.. Wr. Wb..
    bang saya mau nanya sayakan suka bgt yang sama namanya internet apa lagi dengan game” online, jadi saya itu pengen bgt jadi pembuat game online terbaik di Indonesia, jadi gimana bang, saya lebih baik masuk di jurusan apa ?…..

  10. akhdal s

    kak, sekarang kan udh mau lulus sma, aku jurusan ipa. aku dari dulu kpngen banget jadi programmer, pngen bgt jadi developer game, tapi jujur nih dalam bidang matematika rada2 sulit gitu bg aku. apakah bisa ya kak masuk ITS? seandainya diterima bisakah kak dgn aku yg sprti ini?

    1. Kalau memang lemah di satu bidang ya sebisa mungkin kamu imbangi dengan kelebihan di bidang yang lain. Soalnya SBMPTN kan ada banyak soal tuh. Kalau memang nggak berharap bisa mengerjakan banyak soal matematika ya kamu harus bisa memastikan bahwa kamu bisa mengerjakan yang lainnya.

      Kalau sudah di perkuliahan, kemampuan itu faktor kesekian. Yang paling penting adalah kemauan.

  11. irul

    Bang. saya lulusan SMA jurusan ips, saya binggung ?
    jurusan kuliah yang cocok untuk ips itu apa ya ?
    minta saran, terima kasih bang.

    1. Masalahnya bukan jurusan apa yang cocok untuk IPS.

      Masalahnya kamu belum tahu apa cita-cita atau minat dan bakat kamu. Kalau kamu punya cita-cita tertentu, atau sudah tahu minat dan bakat kamu, saya jamin kamu nggak akan bingung lagi mau kuliah di mana. Jadi, daripada sibuk mau mikir kuliah di mana, mending kamu renungkan lagi cita-cita kamu apa. Kamu ingin jadi apa nanti setelah lulus sekolah dan lulus kuliah?

      Karena kalau sudah punya tujuan, akan lebih mudah buat menentukan pilihan.

  12. Kak dalemnya jurusan TI nanti dibagi lagi menjadi bidang minat yaitu Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Network Centric Computing (NCC) dan Komputasi Cerdas dan Visualisasi (KCV). itu paling bagus yang apa yakak,,, penjelasanya juga , ya? 😀
    makasi ka 🙂

    1. Yang paling bagus? yang paling bagus ya yang paling kita minati sehingga membuat kita tidak merasa terbebani sehingga kita bisa menyelesaikan studi sesuai dengan target yang kita punya.

  13. bella

    assalamu’alaikum bang… klo jurusan TI ga belajar fisika samsek ya bang…terus ada praktek membedah bedah komputer gitu ga bang? terimakasih doakan saya bisa lulus ptn ya bang: )

    1. Kalau di ITS, gak ada fisika sama sekali. Nggak tahu lagi kalau di kampus lain. Karena masing-masing kampus punya kebijakan sendiri soal mata kuliah yang diajarkan.

      Kalau praktek bedah komputer sih gak ada. Kebanyakan soal software sih. Materi tentang hardware cuma ada sedikit.

  14. makasih mas motivasi nya sangat membangun bagi saya meskipun saya benci matematika karena saya punya niat dan selalu ingin mencoba sesuatu yang baru di bidang informatika saya akan coba, sekali terimaksih masukan dan motivasi nya.

    1. Kalau di kampus negeri sih paling kerja sampingan aja kayak jadi tentor di bimbel atau jadi tentor privat.

      Kalau di swasta insyaAllah bisa. Karena di beberapa kampus swasta ada kuliah malam yang memang diperuntukkan bagi yang ingin kuliah sambil kerja.

  15. Kak…..sya lulusan pndk, tpi pngen kuliah d TI…..dan aq g tau sma skali ttng bhsa pemrograman dan mtk.
    Apa bisa ketrima kak?
    dan tes masuknya itu mudah apa sulit?
    dan biyasanya MTK yg di ujikan itu ttng apa?

  16. wulandari

    nice.
    kak pengen nanya. saya kepengen masuk teknik informatika. tapi saya enggak ngerti sama bahasa pemrogaman, dllnya. kalo mtk sama fisika juga enggak pinter. bisa enggak ya kak?

    1. bisa aja sih. tapi yakin mau masuk teknik informatika?
      emang sudah tahu minat dan bakatnya bakalan cocok untuk kuliah di informatika?
      kalau memang sudah yakin kalau minat bakat kamu ada di informatika ya silakan saja.

      tapi kalau nggak sih, sebaiknya pikir-pikir lagi.

  17. Bang boleh minta opininya ngga? rencana aku mau ambil sistem informasi ITS, tapi nilai rata” rapor aku :
    semester 1=80
    2=78
    3=83
    4=85
    5=84

    apa bisa bersaing lewat jalur snmptn ya? kira kira berapa persen kemungkinan diterimanya di ITS

    1. Waduh, kalau masalah snmptn jangan tanya saya. Saya juga kurang tahu soalnya bagaimana mekanisme dan apa saja kriteria penilaian dalam SNMPTN.

      Daripada penasaran, silakan dicoba saja. 😀

  18. kak .,skran pean uda smester brp ,,
    dan jrusan tknik informatika dri its tu kalau uda lulus gelar nya apa sih

    ,saya masih kelas 12 ne kak ,tertarik buat join di TI soal nya ,hehe

    1. semester 8++ 😀

      kalau teknik informatika, gelarnya S.Kom (Sarjana Komputer)

      Ini yang membedakan teknik informatika dengan teknik yang lain, soalnya jurusan teknik yang lain gelarnya sama semua, S.T. (Sarjana Teknik)

  19. bg,
    aku dah kelas 12 neh,,
    aku mau masuk IT tapi bukan di ITS, tapi UIN,,
    kira2 abang cocok gk,,

    dan,
    jalur masuk yang menurut abang bagus apa ya??
    mau pake jalur SBMPTN nilai say kurang bang,,
    jadi tolong solusinya ya bang !!

    satu lagi,,
    tlong nilai blog ane ya bang,
    chelebet.blogspot.com

    meskipun blognya sarat akan javascript tolong komennya ya bang,,,

    tlong di bales bang,,,

    TRIMAKASIH !!!!!

  20. viki

    bang dulunya masuk T. informatika ITS dari jalur undangan ato jalur tulis ?
    kalo jalur undangan, dulunya pilihan 1 isi prodi apa sama pilihan 2 trus PTN keduanya dimana ??

  21. johny

    bro, gw kan ud masuk IT ..
    tp ga ad basic progamming dr SMA(jurusan IPS)
    gw bingung bgt ni di PROGAMMINGnya, logika gw blum bner2 bisa mnyelesaikan masalah di coding dan ALPRO ,,
    so enaknya gmn y ?
    lanjut anau pindah mnurut lo sob ?

    1. Kalau kamu masih ada semangat dan antusiasme sebaiknya sih bertahan. Tapi kalau gak ada minat, semangat, dan antusiasme sih sebaiknya pindah daripada hasilnya gak maksimal.

      Tapi sebaiknya kamu komunikasikan juga dengan orang tua kalau misalkan mau pindah jurusan. Biar gak ada kesalahpahaman antara kamu dengan orang tuamu. Kurang lebih begitu yang bisa saya sarankan.

    1. Jalani saja dulu kuliahnya. Kalau memang minat IT, ntar bisa belajar otodidak waktu lagi punya waktu senggang. Soalnya pindah jurusan itu tidak selalu menjadi solusi. Kecuali kalau kamu memang benar-benar merasa tidak betah di jurusan kamu sekarang dan selama sehari-hari kamu selalu mengutak-atik program. Meski begitu, tetap saja, pindah jurusan itu juga ada negatifnya. Karena memakan banyak waktu dan juga biaya.

    1. Wa’alaikumsalam wr.wb.

      Terima kasih banyak juga sudah mau berkunjung di blog saya. Karena tanpa orang-orang seperti kalian-yang mau meluangkan waktu untuk berkomentar-saya tidak yakin blog ini akan bisa bertahan sampai sekarang.

      Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih banyak. 🙂

  22. shofy

    Assalamua’laikum.wr.wb
    Wah postingannya bermanfaat banget buat saya yang masih kelas 12. saya jdi lebih paham tentang teknik informatika. Makasih banyak kak! Sering” sharing tentang teknik informatika lagi ya! 😀

    1. Wa’alaikumsalam wr.wb.

      Sama-sama. Terima kasih juga sudah mau berkunjung dan berkomentar di sini. Kalau tidak ada orang-orang seperti kamu, saya pasti tidak akan semangat ngeblog ^^ . Sekali lagi terima kasih. 🙂

    1. Waduh, butuh satu postingan sendiri nih buat menjelaskan ini. 😀

      Seingat saya, saya pernah menulis tentang ini di blog ini. Coba kamu cari di arsip. Maaf, sedang OL via HP jadi tidak bisa bantu kasih linknya.

  23. Deddy Mullyana

    السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ……
    Kak mau tanya, saya ngambil jurusan IT karena saya ingin memperdalam ilmunya karena saya suka dengan kecanggihan teknologi di zaman skrng, kan klo sesuatu yg di sukai pasti mudahkan mempelajarinya karena suka. Yg mau saya tanyakan saya tuh belum mengerti apa2 tentang pemerograman, dooning dan lainnya, mtk saya pun tidak terlalu baik, tapi saya sangat ingin mempelajari IT, gmna solusinya bang. Ngaruh ga pngetahuan saya skrng untuk masuk IT?
    Makasih

    1. Kalau kemampuan teknis seperti itu sih biasanya belajarnya otodidak. Kuliah itu lebih pada penguasaan materi yang fundamental sehingga bisa diimplementasikan dan dikembangkan. Dan ini pula yang membedakan Diploma dengan Sarjana. Karena untuk program sarjana, porsi praktek tidak sebanyak seperti yang ada di Diploma. Maka dari itu, mahasiswa program sarjana IT harus rajin-rajin utak-atik program secara otodidak untuk bisa paham secara praktek.

  24. fahmi

    mas, bleh tanya. klo mahasiswa t. informatika its itu bisa ikut kontes robot g kayak krsbi g? pengen bgt bsa ikut event kayak gtu. oh ya mas tim robot its itu ichiro ya?

    1. Kalau teknik informatika sih biasanya ikut Gemastik sama Imagine Cup (Lomba Aplikasi tingkat Internasional yang diadakan Microsoft)

      Kalau robotika lebih ke teknik elektro, atau instrumentasi. Atau kalau kamu ambil polteknik, biasanya dikenal sebagai elektronika.

  25. @ bang ahsan, saya boleh naya gk tentang data base, saya kan punya tugas dari kampus, di suruh buat aplikasi yang ada perhitungan dan penjumlahannya, masahnya kalu mau buat penjumlahan dlam form data base itu gimana bang,, terimakasih,,,

  26. syamsul rizal

    Ass …. wr…..wb ..
    bang ahsan saya ingin nanya ”
    saya kan baru mau ujian sekarang’
    truz saya ini jurusan ips mas”
    jadi saya ini sangat minim mempelajari tentang matematika
    dan saya pengen daftar di jurusan informatika apa kah saya mampu bersaing dan
    mengerti di bidang informatika nanti bang ?

    saya sangat suka blog nya “”
    makasih untuk blog nya bang
    saya jadi nambah tertarik di bidang informatika

    1. Waalaikumsalam wr.wb.

      Saya memang pernah menulis kalau sebaiknya mahasiswa teknik informatika itu punya basic matematika dan logic yang lumayan. Karena memang kebanyakan materi di teknik informatika memang tentang matematika dan logika.

      Tapi kalau bicara mampu bersaing atau tidak, kemampuan logika dan matematika itu nomer kesekian. Yang lebih dibutuhkan untuk bisa survive adalah minat dan semangat kamu untuk mempelajarinya. Selama kamu punya minat dan semangat yang tinggi untuk mempelajari semua materi di teknik informatika, saya rasa kamu punya peluang cukup besar untuk bisa survive di teknik informatika.

      Ibaratnya gini. Bayangkan kemampuan logika dan matematika itu sebagai kendaraan. Semakin bagus kemampuan logika dan matematikamu, berarti semakin cepat kendaraanmu bisa melaju. Akan percuma kemudian jika punya kendaraan bagus tapi tidak dipakai. Menurut saya masih lebih baik mereka yang cuma punya sepeda atau jalan kaki tapi tidak pernah berhenti berjalan. Minat dan semangat inilah yang akan membuatmu terus melaju tanpa henti. Tak peduli apapun kendaraan yang kamu pakai.

      Dan sangat mungkin, orang yang punya semangat tinggi bisa mengalahkan orang-orang yang punya skill dan bakat. Karena kuncinya adalah semangat.

      Kebanyakan mahasiswa itu sudah merasa puas setelah lulus SNMPTN. (pengalaman pribadi) 😦 Lupa kalau sebenarnya SNMPTN itu baru permulaan dari serangkaian tantangan-tantangan yang ada di dunia perkuliahan.

      Semangat ya. Semoga sukses. 🙂

      1. syamsul rizal

        ass….
        bang misal nya kalau saya nanti ambil di bidang jaringan
        dan contoh2 materi di bidang jaringan nanti akan seperti apa bang
        ” ????
        dan setelah saya lulus nanti di bidang jarngan contoh – contoh lapangan pekerjaan nya seperti apa bang .?

  27. bang mau tanya nie. .
    Khan saya nie bentar lagi lulus, saya pengen banget nie kuliah ngambil jurusan IT, sementara orang tua saya tidak punya biaya, otomatis saya harus kerja sambil kuliah Harus biayain sendiri.
    Saya minta motivasi dan saran nya supaya saya bisa masuk ke jurusan IT. Di tunggu jwbn nya di e-mail saya. Terima Kasih.

    1. Wah, kalau motivasi, saya nggak bisa kasih. Soalnya motivasi paling utama itu yang berasal dari diri sendiri.

      Kalau saran sih, jangan takut soal biaya. Ada banyak sekali jalan untuk kuliah dengan biaya pas-pasan.

      Kalau memang orang tua kamu tidak punya cukup biaya, kamu bisa daftar kuliah melalui jalur bidik misi. Dengan begitu, kamu akan bisa kuliah dengan tanpa mengeluarkan biaya sama sekali.

      Lebih lanjut, melalui beasiswa bidik misi, pemerintah memberikan tunjangan beasiswa sebesar 600 ribu per bulan sampai lulus kuliah bagi setiap mahasiswa yang mendapatkannya. 🙂

      Selain bidik misi, ada juga beasiswa etos, beasiswa sampoerna foundation, dll.

      Kalau memang sudah menetapkan niat untuk kuliah, jangan pernah merisaukan masalah biaya. Yakinlah bahwa akan selalu ada jalan bagi orang yang berusaha. 🙂

      Semangat!

  28. arip

    Bang saya mau nanya , saya TIF semester 1 tapi saya kurang menyukai dengan algoritma yg susah buat dimengerti gimana sarannya bang ?:-)

    1. Kalau memang tidak berminat dengan bidang algoritma, ada baiknya kalau kamu mendalami bidang jaringan atau rekayasa perangkat lunak yang tidak mengharuskan kamu untuk menguasai algoritma-algoritma rumit.

  29. freddyap

    mas, saya mau tanya apa bisa bertahan di jurusan TI dengan matematika yg biasa-biasa saja, apa ad teman mas yg spt itu?
    lalu apa mempelajari hardware juga? saya sudah bayar&daftar di jurusan IT dan baru sadar Klw saya lebih ingin masuk Teknik Komputer& bekerja dibidang tsb, apa kira” ada pekerjaan seputar TK yg bisa diambil lulusan IT. terimakasih

    1. Biasa nggak masalah. Yang penting bisa. 🙂

      Matematika memang penting, tapi kemampuan logika (pemrograman) dan kemauan saya pikir jauh lebih penting.

      Di teknik informatika, kita tidak akan diajar tentang hardware. Teknik Informatika itu tentang software. Kalau hardware saya kurang tahu jurusan apa yang mempelajarinya.

      Berhubung saya kurang paham apa yang dipelajari di teknik komputer, maaf, saya tidak bisa memberikan penjelasan yang memadai tentang perbandingan teknik komputer dan teknik informatika.

      Kalau masalah pekerjaan, di dunia IT, pekerjaannya ada banyak sekali macamnya. Sekarang pilihannya ada pada kamu, mau menekuni bidang apa selama kuliah?

      Saran saya, kalau memang berminat kerja di dunia IT, pastikan kamu kuasai bidang yang ingin kamu jadikan sebagai pekerjaan nantinya setelah lulus.

      Demikian. Semoga membantu.

  30. mas saya mau tanya juga nih hehe. kalau seorang mahasiswa tidak suka dengan pelajaran matematika apakah bisa bersaing dengan yang lain?, tapi si mahasiswa tersebut suka dengan bahasa pemrograman terima kasih 🙂

    1. Kalau memang tidak terlalu suka matematika, nantinya kamu bisa memilih bidang minat jaringan atau rekayasa perangkat lunak yang tidak banyak berkaitan dengan perhitungan matematis.

    1. Kalau masalah kerja, sebenarnya lulusan IT tidak harus selalu masuk di perusahaan IT atau bekerja di bidang IT kok (meskipun idealnya begitu).

      Kalau wanita, biasanya sih ke Bank atau BUMN. Kalau nggak gitu, biasanya jadi dosen. 🙂

      Tapi sebenarnya lulusan IT itu fleksibel soal pekerjaan. Sama seperti kebanyakan jurusan teknik. Kebanyakan perusahaan yang mencari lulusan teknik itu, selain mempertimbangkan kemampuan teknis, biasanya juga mempertimbangkan mental para sarjana teknik yang tahan banting.

      Karena sudah menjadi rahasia umum bahwa kuliah di jurusan itu butuh banyak perjuangan dan butuh ketahanan mental yang cukup tinggi. Karena setiap minggu hampir pasti selalu ada tugas.

  31. tika rahayu

    bg saya mau nnyak , ada gak sih hubungan nya membuat robot dengan t.informatika ? soalnya di kampus saya ada peminatan robotika . saya jurusan t.informatika semester 5 . dan ada gak lowongan pekerjaan untuk robot tersebut ?
    makasih ya bg 🙂

    1. Ada. Di teknik informatika ITS sendiri ada mata kuliah tentang pemrograman robot yang mempelajari bagaimana cara memberikan intsruksi pada robot dengan menggunakan bahasa pemrograman.

      Kalau lowongan untuk robotika saya kurang tahu. Karena di Indonesia sendiri sepertinya masih sangat minim peluang kerja di bidang robotika.

  32. TWenny

    Ass.. Wr. Wb..
    salam kenal mas Ahsan..
    Aku ud baca bLog’ny mas (kamuitubeda) & it bermanfaat bgt bwt tmen2 yg lain..
    cm aku mau curcol (bolehkah) tentang adakah kendala2/kesulitan mas selama menjadi mhs TI… 😀

  33. Mohon pencerahannya dong, kalo mahasiswa teknik informatika(kebetulan saya semester 1) yang kurang mencintai matematika apakah bisa bersaing di jurusan tersebut? mohon jawabannya ke email saya armansyah212@gmail.com
    terima kasih 🙂
    Salam Mahasiswa Teknik Informatika

Ada komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s