Target Baru

Tidak pernah ada yang membayangkan kalau Barcelona akan dihabisi oleh Bayern dengan skor agregat yang cukup telak; 7-0. Banyak yang bilang era tiki-taka sudah berakhir. Tanda-tanda akan berakhirnya era tiki-taka dimulai dari runtuhnya dominasi Barca di laga el clasico musim ini. Dari empat kali pertemuan, Barcelona meraih hasil imbang 2 kali, sedangkan sisanya dimenangkan Real Madrid. Kontan, orang-orang pun mulai meragukan tiki-taka yang selama beberapa tahun terakhir sukses membawa Barca menjadi juara Champions 3 kali sejak 2006 atau 2 kali sejak ditangai Pep Guardiola.

“Tiki-taka sudah kehilangan daya magisnya,” begitu kata banyak orang.

Orang lain boleh mengatakan kalau tiki-taka sudah kehilangan daya magisnya, tapi kita harus ingat, bahwa saat ini Barca masih menjadi pemuncak klasemen La Liga yang sudah tinggal beberapa pekan lagi. Dan sepertinya hanya keajaiban yang mampu menggagalkan Barca untuk merebut gelar juara La Liga dari tangan Real Madrid lagi. 

Berbagai macam spekulasi pun mulai bermunculan seiring kekalahan telak Barca dari Bayern dalam rentang waktu 2 pekan. Sebagian orang berpendapat kalau Barca saat ini terlalu messi-sentris. Dan hal itu terbukti di pertandingan tadi malam. Barca seperti kehilangan taji di depan gawang. Tidak ada pemain yang mampu membuka ruang dan mencetak gol seperti yang biasa Messi lakukan. Dan tumpulnya barisan depan Barca semakin diperparah oleh rapuhnya jantung pertahanan. Absennya sang Jenderal (Puyol) memberikan dampak yang sangat besar di barisan pertahan Barca. Tidak ada lagi koordinasi sebaik ketika Puyol ada.

Predikat sebagai “tim terbaik dunia” kiranya menjadi beban tersendiri bagi Barcelona. Sementara tim-tim seperti Real Madrid dan Bayern banyak berbenah, Barcelona tidak pernah melakukan banyak perubahan berarti sejak ditangani oleh Tito Vilanova. Meskipun ada 1-2 pemain baru yang masuk di setiap musim transfer, hal itu tidak memberikan banyak dampak di lapangan. Karena pemain yang mereka transfer ujung-ujungnya hanya menjadi penghangat bangku cadangan.

Kekalahan 2 kali dari Bayern kiranya akan menjadi lampu kuning bagi Barcelona. Mereka harus mulai memikirkan strategi baru jika tidak ingin mengalami hal yang serupa, atau bahkan lebih buruk dari yang mereka alami sekarang di masa yang akan datang. Mereka tidak boleh lagi terlalu mengandalkan Messi. Karena Messi bukan alien seperti yang banyak orang bilang. Messi adalah seorang manusia yang sewaktu-waktu bisa cedera.

Pendekatan tiki-taka seperti yang dimainkan oleh Barca hanya akan efektif ketika ada seorang pembuka ruang seperti Messi. Kalau tidak, bola hanya akan banyak bergulir di tengah lapangan seperti yang terjadi tadi malam. Selain itu, pertahanan adalah salah satu hal yang harus mendapatkan banyak perhatian. Karena meskipun lawan yang dihadapi adalah tim sekelas Bayern, kebobolan 7 gol itu bukan suatu hal yang biasa. Barca harus mulai mencari pengganti Puyol yang sudah mulai memasuki usia senja. Sudah selayaknya Barca mencari pemain yang mampu menjadi pengganti sepadan baginya.

– – – –

Sama halnya dengan Barcelona, beberapa orang -mungkin kita termasuk di antaranya- seringkali merasa sangat nyaman ketika sudah berada di puncak. Kita sering merasa sangat nyaman ketika sudah mencapai satu kesuksesan. Tanpa kita sadari, hal itu membuat kita terjebak dan akhirnya tidak pernah bisa beranjak ke mana-mana. Dan ketika kita sadar, ternyata kita sudah tertinggal jauh dari apa yang telah dicapai oleh teman-teman kita.

Hal inilah yang dulu saya rasakan waktu pertama kali kuliah. Kesalahan saya waktu itu adalah menganggap lolos SNMPTN sebagai tujuan akhir. Padahal itu adalah awal dari sebuah perjalanan. Saya terjebak dalam kesenangan menjadi mahasiswa sampai lupa bahwa menjadi mahasiswa itu adalah beban baru dengan tanggung jawab yang juga baru.

Maka dari itu, cara paling tepat untuk merayakan kesuksesan adalah dengan menargetkan hal-hal baru untuk dicapai.

Kalau menjadi mahasiswa sudah tercapai, jumlah sks sudah dipenuhi, semua syarat untuk lulus sudah dipenuhi, bukankah target paling realistis selanjutnya adalah menyelesaikan skripsi secepatnya dan menjadi sarjana?

Selamat hari pendidikan, kawan.

Advertisements

Ada komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s