Anies Baswedan

Sebelum membuat postingan ini saya sempat membaca tulisan serupa tentang Mas Anies Baswedan di blog Pandji dan Bene. Dan setelah membaca postingan tersebut, saya jadi ingin menuangkan apa yang ada dalam benak saya tentang sosok yang satu ini. Kalau Bene pertama kali tahu Mas Anies Baswedan ketika masih SMA, saya pertama kali tahu tentang beliau ketika Indonesia Mengajar diluncurkan.

Sejak pertama kali mendengar tentang Indonesia Mengajar saya memang sangat antusias. Bahkan dulu sempat bela-belain datang di Unair bareng Nada untuk bisa menyimak langsung dari Mas Anies tentang Indonesia Mengajar. Kalau kalian beminat, pengalaman saya yang satu itu sempat saya abadikan ke dalam salah satu postingan di blog ini. Silakan dibaca.

Selain karena saya memang sangat tertarik dengan dunia pendidikan, faktor lainnya yang membuat saya tertarik dengan Mas Anies adalah karena saya sudah membuktikan bahwa tidak mudah membangkitkan semangat para pemuda, terlebih lagi para sarjana dari kampus-kampus terkemuka untuk ikut serta turun tangan membangun Indonesia dengan menjadi pengajar muda di berbagai pelosok daerah di Indonesia. Kalau tolak ukurnya gaji, tentu akan lebih banyak yang memilih untuk bekerja di perusahaan multinasional daripada menjadi pengajar muda. Tapi mengapa gerakan Indonesia Mengajar ini begitu banyak diminati? bahkan diperebutkan oleh ribuan pendaftar tiap angkatannya. Apa yang membuat para pemuda rela mengorbankan besarnya gaji demi mengabdi?

Sejak saya tahu Indonesia Mengajar, saya merasa bangsa ini punya harapan yang besar. Karena seperti yang banyak orang bilang, harapan suatu bangsa berada di pundak para pemudanya.

Semangat positif inilah yang kemudian membuat saya semakin penasaran dengan rektor termuda di Indonesia ini. Dan setelah itu, saya menemukan blog ini dan membaca postingan demi postingan yang ada di sana. Sampai pada akhirnya saya membaca postingan ini dan ini. Sejak saat itu, saya kemudian semakin yakin kalau orang ini bukanlah orang biasa. Cucu Abdul Rahman Baswedan (AR. Baswedan) ini memang mempunyai integritas tinggi sejak masih muda.

Setelah sekian lama dilanda korupsi, bangsa ini butuh optimisme lagi untuk bangkit lagi. Bangsa ini butuh orang yang mampu membangkitkan semangat para pemuda untuk ikut serta membenahi bangsa, dan bukan hanya mengutukinya. Mengeluh tidak pernah menyelesaikan masalah. Kita semua tahu itu. Dan Mas Anies Baswedan mencoba mengingatkan kita lagi tentang itu melalui semangat positifnya ke berbagai penjuru daerah melalui gerakan Indonesia Mengajar. Yang kemudian sukses menginspirasi para mahasiswa untuk membuat gerakan serupa di kampus mereka melalui UI mengajar, ITB mengajar, Gajah Mada mengajar, ITS mengajar, dan lain sebagainya. Belum lagi kelahiran Indonesia Mengajar juga menginspirasi gerakan lain yang tidak kalah inspiratifnya seperti Indonesia Menyala, Kelas Inspirasi, dan yang terbaru ini Sabang-Merauke.

Sejujurnya saya memang merindukan sosok pemimpin bangsa yang punya komitmen tinggi pada dunia pendidikan. Karena pendidikan adalah pilar paling dasar dalam mendorong kemajuan suatu bangsa. Kalau kata Mas Anies, pendidikan adalah elevator kesejahteraan ekonomi dan sosial. Membangun bangsa itu bukan hanya membangun infrastrukturnya. Membangun bangsa itu semestinya dimulai dengan membangun orang-orangnya. Dan salah satu cara yang paling tepat untuk mewujudkan itu adalah dengan melalui pendidikan. Tentu kita semua tahu tentang kisah kebangkitan Jepang setelah dihancurkan Amerika di perang dunia II kan? Apa yang pertama kali ditanyakan oleh Kaisar Jepang setelah Hiroshima dan Nagasaki diratakan?

Sesungguhnya bukan hanya Mas Anies Baswedan tokoh yang menarik perhatian saya. Ada banyak sekali tokoh yang menarik perhatian saya dalam pemilu 2014 nanti. Sebut saja nama-nama seperti Pak Dahlan Islan, Pak Mahfud MD, Pak Jusuf Kalla, dan tak lupa Pak Gita Wirjawan. Sebelum Mas Anies Baswedan memutuskan untuk ikut konvensi, salah satu dari tokoh-tokoh yang saya sebutkan itulah yang kemungkinan akan saya pilih pada pemilu 2014 nanti. Namun, dengan munculnya Mas Anies Baswedan dalam bursa orang no.1 di Indonesia, saya langsung mantap untuk ikut #turuntangan. Karena saya merasa punya kesamaan visi dengan orang terdepan dalam Indonesia Mengajar ini sebelum akhirnya mundur dari jabatan itu ketika ikut konvensi. Saya yakin, tokoh yang lain pun sebenarnya punya ide yang bagus mengenai pendidikan Indonesia. Tapi yang jelas, hanya Mas Anies Baswedan yang sudah merealisasikan gagasannya.

Coba dipikir-pikir lagi, kalau sebelum memegang jabatan di pemerintahan saja sudah bisa menularkan semangat positif ke berbagai pelosok Indonesia dengan membuat gerakan sebesar Indonesia Mengajar, bayangkan apa yang bisa dilakukan oleh sosok ini ketika menjabat sebagai Presiden Indonesia?

Tidakkah hati kita tergerak untuk turut serta #turuntangan dan mewujudkan cita-cita melunasi janji kemerdekaan (mencerdaskan kehidupan bangsa)?

– – – – – – – – – – – – – – – – – – –
*) Oh iya, Mas Anies besok mau datang ke Surabaya lho. Kalau kalian ingin bertemu dan ngobrol-ngobrol dengan beliau, silakan pantau terus akun @turuntangan dan @turuntangansby. Kalau minat datang kopdar besok, kalian bisa mengisi biodata di sini atau kirim biodata (nama, no tlep, WA (kalau ada) via DM ke akun @turuntangansby. Terima kasih.

Advertisements

One thought on “Anies Baswedan

Ada komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s