Faith in Humanity Restored

Beberapa hari yang lalu, saya mengalami sebuah kejadian yang cukup luar biasa.

Sesaat setelah menghadiri kumpul relawan turuntangan Surabaya di salah satu restoran cepat saji di kawasan Darmo, motor saya rantainya putus. Sebenarnya bukan sekali ini saja saya mengalami putus rantai. Dulu setelah ikut acara yang menghadirkan Gus Candra Malik sebagai pembicara juga pernah. Lokasinya pun tidak jauh dari tempat motor saya rantainya putus kemarin. Berhubung waktu itu pulangnya bareng teman jadi lebih mendingan karena ada yang kenal. Jadi tidak terlalu sungkan untuk meminta bantuan.

Tapi apa yang saya alami beberapa hari yang lalu ini berbeda. Saya pulang sendirian. Kesepian. Tidak ada teman.

Setelah melintas di rel kereta api di pintu air Jagir, motor saya mendadak macet, tidak bisa jalan sama sekali. Rantainya lepas dan hampir putus. Setelah saya utak-atik sekitar 20 menit, akhirnya rantainya saya putus dan saya lepas.

Hasil Jadi Montir Dadakan
Hasil Jadi Montir Dadakan

Ketika rantai motor yang putus tersebut saya lepas, saya berniat untuk mendorongnya sampai tempat tinggal saya di kawasan Sidosermo. Mungkin sekitar 1 Km jaraknya dari lokasi tempat rantai motor saya putus. Lumayan bikin keringetan juga kalau jalan kaki. Apalagi kalau jalan kakinya sambil dorong motor.

Tapi ternyata Tuhan berkehendak lain…

Ketika saya mulai mendorong motor saya, ada seorang pengendara motor (yang tidak saya kenal dan tidak kenal saya) menghampiri dan menawarkan diri untuk mendorong motor saya dengan naik motor. Mas-mas ini mendorong motor saya lumayan jauh. Mungkin ada sekitar 500 meter lebih. Sampai tepat di gang masuk menuju tempat tinggal saya.

Setelah menyeberang jalan, saya mendorong motor saya lagi. Tapi ketika saya baru mendorong motor saya beberapa langkah, lagi-lagi ada pengendara motor (yang tidak kenal saya dan tidak saya kenal) menawarkan diri untuk mendorong motor saya.

Ah, Tuhan memang selalu punya cara untuk membuat hari yang kita lalui terasa istimewa.

Dari pengalaman tersebut, saya jadi belajar. Ternyata berbuat baik ketika yang kita bantu adalah orang-orang yang benar membutuhkan itu akan lebih terasa efeknya. Sesederhana apapun bantuan kita, bagi mereka yang membutuhkan itu adalah sesuatu yang istimewa.

Jangan pernah berhenti berbuat baik. Apalagi kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.

Sebelum saya akhiri, ini ada sebuah video yang luar biasa:

*) NB: Jangan bilang siapa-siapa ya, saya selalu menitikkan air mata ketika menonton video di atas. 🙂

Advertisements

One thought on “Faith in Humanity Restored

Ada komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s