Belajar Coding Dulu, Teknik Informatika Kemudian

Kaget, mungkin begitu perasaan sebagian besar mahasiswa baru teknik informatika yang nekat memilih jurusan teknik informatika tanpa tahu lebih dalam apa saja yang dipelajari di teknik informatika. Saya salah satunya. Bagaimana tidak, setelah 12 tahun di sekolah kita diajari bahasa yang sangat manusiawi dan mudah dipahami, begitu masuk teknik informatika, kita langsung dituntut untuk memahami bahasa komputer yang kurang manusiawi.

Kalau kamu pernah membayangkan kuliah di teknik informatika itu menyenangkan, semacam edit-edit halaman Friendster (cuma anak 90-an yang kenal situs ini), edit-edit halaman blog, bisa main komputer terus, saya juga sama. Dalam bayangan saya ketika SMA dulu, kuliah di teknik informatika itu menyenangkan. Sampai akhirnya saya beneran masuk teknik informatika dan berkenalan dengan coding (pemrograman). *insert horror music background here*

Kalau kamu punya kenalan senior yang baru masuk kuliah di teknik informatika dan bilang kuliah di teknik informatika itu menyenangkan, kemungkinannya ada 2. Kemungkinan pertama, dia memang sudah jago coding sejak SMA. Kemungkinan kedua, dia hanya pura-pura biar kamu tertarik masuk teknik informatika sehingga kamu mengalami penderitaan yang sama.

Jadi, buat kamu yang masih SMA dan berminat untuk masuk teknik informatika, hati-hati dalam memilih informan. Kalau ada senior kamu kuliah di teknik informatika dan yang dia ceritakan cuma hal-hal yang menyenangkan, hati-hati. Jangan biarkan dirimu jadi korban penipuan. 😀

Salah satu alasan kenapa banyak sekali mahasiswa baru teknik informatika merasa salah jurusan adalah karena mereka kaget ketika dikenalkan dengan coding (pemrograman). Padahal coding adalah salah inti dari semua materi yang diajarkan di teknik informatika, selain kemampuan analisa dan pola pikir.

Di jurusan-jurusan lain semacam kedokteran dan kebidanan, memiliki keahlian sesuai dengan jurusan itu hukumnya sudah pasti. Lulusan kedokteran pasti bisa melakukan aktivitas medis sesederhana mengukur tensi darah, lulusan kebidanan pasti bisa membantu proses persalinan itu tidak perlu dipertanyakan lagi. Tapi lain halnya dengan jurusan teknik informatika. Banyak sekali lulusan teknik informatika yang tidak mempunyai skill coding. Termasuk saya. Padahal coding adalah skill teknis utama yang diajarkan di teknik informatika. Sedihnya lagi, sebagian orang awam menganggap skill utama mahasiswa teknik informatika adalah troubleshooting (memperbaiki laptop error, memperbaiki printer error, dan semacamnya). Padahal di teknik informatika tidak ada materi troubleshooting selain debug (menghilangkan bug dari aplikasi yang sedang dikembangkan).

Biasanya orang-orang yang mempunyai kemampuan teknis pas-pasan di bidang pemrograman seperti saya ini memang sejak awal kuliah sudah merasa anti dengan pemrograman. Entah anti karena kaget kuliah di teknik informatika tidak semenyenangkan yang mereka bayangkan, atau anti karena merasa kesulitan, ada banyak sekali kemungkinan yang menyebabkan beberapa mahasiswa teknik informatika anti dengan pemrograman. Karena sejak awal sudah anti, akhirnya mereka nggak ada minat dan nggak ada rasa penasaran. Padahal seperti yang sudah pernah saya singgung dalam tulisan saya sebelumnya, rasa penasaran adalah bahan bakar utama dalam proses pembelajaran. Apalagi di dunia perkuliahan yang porsi belajarnya lebih banyak di luar jam perkuliahan. Lebih-lebih di jurusan teknik yang sebagian besar proses pembelajaran harus melalui proses “mencoba dan merasakan”.

Pemrograman
Coding

Maka dari itu, pesan saya buat kalian yang memang berminat untuk kuliah di teknik informatika, belajar coding aja dulu. Rasakan dulu sensasinya. Kalau kalian merasa tertantang dan semakin penasaran untuk belajar lebih jauh setelah tahu coding, bisa jadi teknik informatika memang jurusan yang tepat buat kamu. Jika kamu sudah mencoba coding tapi belum menemukan rasa tertantang dan belum tergugah rasa penasaran kamu, jangan sedih dulu. Bisa jadi kamu belum menemukan momen yang pas untuk ngoding. Seperti teman saya, Baim. Meskipun bukan tipikal mahasiswa yang suka ngoding, Baim bukanlah mahasiswa yang anti dengan coding. Terbukti, semasa kuliah dia tetap mengumpulkan tugas tepat waktu meskipun tidak selalu menikmati setiap prosesnya. Dan akhirnya, dia pun baru merasakan nikmatnya coding setelah menjalani 10 semester di teknik informatika, tepatnya ketika dia berkenalan dengan Android Programming.

Tapi kalau kalian sudah mencoba coding dan benar-benar nggak berminat sama sekali, ada baiknya kalian menjaga jarak dengan jurusan-jurusan komputer semacam teknik informatika, ilmu komputer, sistem informasi, dan sejenisnya. Demi kebaikan kalian sendiri di dunia perkuliahan nantinya.

Dan buat kalian yang belum pernah mencoba, ngodinglah, sebelum ngoding itu dilarang. 🙂

*) sumber gambar: koleksi pribadi.

Advertisements

6 thoughts on “Belajar Coding Dulu, Teknik Informatika Kemudian

  1. Diiiiana

    bener banget tuh , sama yg di jelaskan di atas , saya pikir teknik informatika itu pengenalan dalam troubleshooting memperbaiki laptop error, memperbaiki printer error, dan semacamnya, ternyata yg keluar di mata kuliah adalah membaca program program komputer,, tapi dengan demikian saya terus jalani dengan sebaik mungkin jurusan yang saya ambil ini. 🙂 thanks gan atas info nya, hehehe

  2. teguhteja

    dulu teman2 saya pernah bilang ke saya kalau adik mereka tidak akan dibiarkan masuk teknik informatika. memang masuk teknik informatika adalah tangggung jawab kita dan kita harus tahu seperti apa kuliah nanti. saya tidak kaget dengan kuliah di informatika karena dari kecil udah biasa ngoding. iya ngoding di excel. itu ngoding function :p

    sebenarnya sebelum kuliah di teknik informatik ada baiknya baca buku karangan romi satrion wibowo ttg pengalamanya masuk teknik informatika jepang. pasti lebih menarik

    1. Nah itu dia, Mas. Makanya saya banyak menulis topik perkuliahan di teknik informatika dengan lebih jujur, biar nggak banyak yang beranggapan kuliah di teknik informatika itu isinya hanya menyenangkan, tapi juga perjuangan.

      Nah itu dia bukunya saya link di navigasi blog saya di menu download. 🙂

      1. teguhteja

        Kalau dari kontent ini kebanyakan mahasiswa yang masih galau dengan perkuliahannya. .Ada baiknya memberi tips bagaimana menghadapi perkuliahan dan prospek di dunia kerja seperti apa.

Ada komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s