Aplikasi Wajib untuk Mahasiswa

Selama kuliah, saya pernah mengalami beberapa masalah yang terkait dengan komputer. Mulai dari kehilangan file tugas, kehilangan flashdisk, kehilangan hardisk eksternal, dan lain sebagianya. Berangkat dari situ, saya jadi rajin mencari informasi aplikasi-aplikasi yang membantu saya meningkatkan produktivitas dan mengurangi kemungkinan terjadinya masalah yang sama.

Buat kalian yang mau kuliah, berikut ini beberapa aplikasi yang saya rekomendasikan buat kalian: Continue reading “Aplikasi Wajib untuk Mahasiswa”

Mengapa (Harus) Membaca?

Menulis, apalagi menulis esai, paling asik dimulai dari apa yang kita ketahui atau apa yang kita alami

Itu adalah salah satu kalimat dari Zen RS yang paling saya ingat ketika menghadiri workshop Esai yang diadakan oleh teman-teman Forum Muda Paramadina pada hari Rabu, 19 Maret 2014 di Perpustakaan Bank Indonesia di Jalan Taman Mayangkara No. 6 Surabaya.

Sudah lama saya mengagumi Zen. Seingat saya, saya pertama kali tahu Zen dari sidebar yang ada di blog Gus Mustova kalau nggak dari blog Kang Iman Brontoseno. Dari sana, saya kemudian rajin mengunjungi blog Zen dan kemudian follow akun twitternya. Sampai sekarang ketika Zen aktif menjadi salah satu kontributor di Yahoo saya masih tetap mengikuti beberapa tulisannya, meski tidak semuanya.

Saya akui, saya memang lebih suka tulisan-tulisan ringan seperti novel, komik, dan semacamnya. Maka dari itu, saya mengidolakan Andrea Hirata, Dan Brown, Tetsuko Kuroyanagi, Michael Scott, dan juga Eiichiro Oda. Tapi bukan berarti saya tidak suka jenis tulisan yang lainnya. Sama halnya dengan selera musik. Saya tidak pernah membatasi selera musik saya pada salah satu genre saja. Apapun genrenya, selama itu membuat saya betah mendengarkannya pasti akan saya dengarkan. Continue reading “Mengapa (Harus) Membaca?”

Produktif Ala Coffitivity

Banyak yang bilang kuliah di jurusan teknik informatika itu enak, tidak perlu beli text-book karena hampir semua materi tersedia di internet. Malah tidak jarang materi yang disediakan di internet lebih mudah dipahami karena dilengkapi dengan tutorial berupa video.

Ada benarnya juga sih yang berpendapat demikian. Tapi sayangnya, ini juga yang menjadi godaan terbesar mahasiswa teknik informatika. Mahasiswa teknik informatika itu tugasnya hampir gak ada yang ditulis tangan. Lebih-lebih kalau sudah masuk semester akhir. Jadinya ya gitu, tiap hari kerjaannya duduk di depan komputer. Ngerjain tugas sambil browsing, streaming video, lihat cuplikan pertandingan bola, baca manga, update status, ngetwit, dan lain sebagainya. Dan seiring dengan bertambahnya durasi internetan, tidak jarang komposisi waktu yang seharusnya diproritaskan untuk mengerjakan tugas sambil internetan tiba-tiba berubah menjadi internetan sambil mengerjakan tugas. Setelah berjam-jam duduk di depan komputer, perlahan kita mulai sadar kalau baru saja menghabiskan beberapa jam dengan browsing ke sana ke mari, tanpa ada satu pun tab yang berkaitan dengan tugas kuliah. (Pernah mengalami hal yang sama?Continue reading “Produktif Ala Coffitivity”

Kamu Cocok Masuk Teknik Informatika Jika…

Programmer(?)

Dari lebih dari 1600 komentar yang ada di blog ini, salah satu komentar yang paling sering saya baca adalah pertanyaan seperti ini: “Kalau saya tidak jago matematika, saya cocok gak masuk teknik informatika?” atau kalau nggak gitu pertanyaan seperti ini: “saya suka matematika, tapi saya lebih berminat untuk belajar animasi, sebaiknya masuk mana, kak?.

Untuk kalian yang punya pertanyaan yang sama, sebenarnya tidak ada alat ukur yang bisa menentukan secara pasti apakah kita cocok masuk teknik informatika atau tidak. Karena cocok atau tidaknya suatu jurusan, semuanya bergantung pada diri kita sendiri. Karena hanya kita yang tahu apa minat, potensi, cita-cita dan passion yang kita miliki. Maka dari itu, pesan saya kepada kalian yang menanyakan sebaiknya kalian masuk jurusan mana, silakan tanyakan jawabannya pada diri kalian sendiri. Karena saya hanya mampu memberi kisi-kisi tentang apa saja yang akan dipelajari sekaligus bagaimana gambaran perkuliahan di jurusan teknik informatika. Tidak lebih dari itu. Continue reading “Kamu Cocok Masuk Teknik Informatika Jika…”

Pentingnya Mengetahui Karakter

Sebenarnya ini postingan yang ingin saya publikasikan kemarin, tapi entah kenapa saya tiba-tiba berubah pikiran dan membuat artikel yang kemarin itu. Anggap saja postingan saya yang kemarin itu sebagai pengantar bagi postingan saya yang satu ini.

Seperti yang telah saya ceritakan pada postingan saya sebelumnya, berdasarkan tes kepribadian MBTI, saya adalah seorang INFP (Introverted, iNtuitive, Feeling, Perceiving).

Kalau dari banyak artikel yang saya baca sih, INFP itu bisa didefinisikan menjadi 2 macam: Idealist dan Dreamer. Mengutip penjelasan dari mypersonality.info, “INFPs are introspective, private, creative and highly idealistic individuals that have a constant desire to be on a meaningful path. They are driven by their values and seek peace. Empathetic and compassionate, they want to help others and humanity as a whole. INFPs are imaginative, artistic and often have a talent for language and writing. They can also be described as easygoing, selfless, guarded, adaptable, patient and loyal.[1]Continue reading “Pentingnya Mengetahui Karakter”